Puting Beliung Terjang Rumah Warga Geneng, Polisi Ngawi Turun Tangan Bantu Perbaikan dan Salurkan Sembako
--
NGAWI, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan jajaran Polsek Geneng, Polres Ngawi. Polisi bersama relawan dan masyarakat bergotong royong membantu memperbaiki rumah warga yang rusak akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Geneng.
Peristiwa tersebut terjadi menimpa rumah milik Endah Retno Sulistyowati, warga Dusun Tambakromo II RT 03 RW 02, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan atap teras rumah yang terbuat dari galvalum roboh.
BACA JUGA:Pastikan Pasokan dan Harga Stabil, Kapolres Ngawi dan Forkopimda Cek Pangkalan LPG di Kedunggalar

Mini Kidi Wipes.--
Mendapat laporan dari korban, Kapolsek Geneng Kompol Haris Sunarto, bersama anggota piket jaga segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu proses evakuasi material bangunan yang roboh.
Tidak hanya melakukan penanganan awal, anggota Polsek Geneng bersama relawan tanggap bencana dan warga sekitar juga melaksanakan kerja bakti membersihkan puing-puing serta membantu memperbaiki bagian rumah yang rusak agar kembali aman ditempati.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, Polsek Geneng juga menyalurkan bantuan sembako kepada korban guna meringankan beban yang dialami.
BACA JUGA:Polres Ngawi Bersama Kemenag Siapkan 7 Masjid Ramah Pemudik Saat Operasi Ketupat Semeru 2026

Gempur Rokok Ilegal.--
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam setiap peristiwa yang terjadi di masyarakat merupakan bentuk nyata pelayanan dan kepedulian kepada warga.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendiri ketika mengalami musibah. Polri akan selalu hadir untuk membantu dan memberikan dukungan kepada warga yang membutuhkan,” ujar Kapolres Prayoga.
Kapolres Ngawi menuturkan, beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian materiil akibat kerusakan atap teras rumah diperkirakan mencapai sekitar Rp 8 juta.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan deras yang disertai angin kencang, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi kejadian yang membutuhkan penanganan," pungkasnya. (aris/dika).
Sumber:





