selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Doa yang Diajarkan Rasulullah SAW pada Malam Lailatul Qadar

Doa yang Diajarkan Rasulullah SAW pada Malam Lailatul Qadar

Ilustrasi malam Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadan.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Malam Lailatul Qadar merupakan malam istimewa pada sepuluh hari terakhir Ramadan yang lebih baik dari seribu bulan sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan doa untuk meraih keberkahan, Rabu 11 Maret 2026.

Karena keutamaannya tersebut, umat Islam dianjurkan memaksimalkan ibadah pada malam-malam terakhir Ramadan guna meraih keberkahan Lailatul Qadar.


Mini Kidi Wipes.--

Salah satu amalan utama yang dianjurkan adalah memperbanyak doa.

Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus yang dapat dipanjatkan pada malam Lailatul Qadar.

BACA JUGA: Generasi Cabe Rawit Rungkut Kidul Semai Karakter Luhur Lewat Program 5 Sukses Ramadan

“Allahumma innaka ‘afuwwun karimun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

BACA JUGA:Momentum Ramadan, DPRD Surabaya Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim

Selain berdoa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak membaca Alquran.

Lailatul Qadar dikenal sebagai malam diturunkannya Alquran sehingga tilawah menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk memperoleh keberkahan dan pahala besar.

Amalan lain yang dianjurkan adalah melaksanakan salat malam atau qiyamul lail seperti salat tahajud dan witir.


Gempur Rokok Ilegal.--

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah termasuk salat malam.

Mengisi malam dengan zikir seperti membaca tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir juga sangat dianjurkan.

Selain itu, memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW juga menjadi amalan yang bernilai pahala besar.

Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak sedekah serta melakukan berbagai kebaikan kepada sesama.

BACA JUGA:Seminar Kesehatan Ramadan Golkar Surabaya Diserbu Peserta, Edukasi Pola Hidup Sehat saat Puasa

Sedekah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar diyakini memiliki keutamaan yang besar karena pahala yang dilipatgandakan.

Bagi yang mampu, melakukan i’tikaf di masjid pada sepuluh malam terakhir Ramadan juga merupakan sunnah yang dicontohkan Rasulullah SAW.

BACA JUGA:Pakar Psikologi Unesa: Puasa Ramadan Perkuat Kesehatan Mental

Melalui i’tikaf, seorang Muslim dapat lebih fokus beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selain itu, malam Lailatul Qadar menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri.

Umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar, memohon ampunan atas dosa yang telah lalu, serta bertekad menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang. (rio)

Sumber: