selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Dindik Jatim Perkuat Integrasi Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Dindik Jatim Perkuat Integrasi Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

Kadindik Aries bersama jajaran mengikuti Webinar Nasional.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sektor pendidikan di Jawa Timur terus mempertegas langkahnya dalam mencetak generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga bersih secara moral. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jatim saat menghadiri Webinar Nasional bertajuk Integrasi Pendidikan Antikorupsi dalam Kurikulum untuk Mewujudkan Generasi Cerdas dan Berintegritas via Zoom, Selasa, 10 Maret 2026.

“Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi para pemangku kebijakan pendidikan untuk menyatukan visi dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas di lingkungan sekolah,” katanya.

BACA JUGA:Rumuskan Arah Kebijakan 2027, Dindik Jatim Siapkan Blueprint Pendidikan Berbasis Digital dan Karakter


Mini Kidi Wipes.--

Dalam diskusi tersebut, ditekankan bahwa sekolah memiliki peran sentral sebagai benteng pertahanan moral bagi peserta didik. Melalui integrasi kurikulum yang tepat, pendidikan antikorupsi diharapkan tidak lagi dipandang sebagai teori semata, melainkan menjadi fondasi karakter bagi siswa.

“Pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik. Lebih dari itu, kita sedang membangun pribadi yang berintegritas dan memiliki kepedulian mendalam terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ungkap Aries.

BACA JUGA:Respons Kebijakan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Dindik Jatim Siapkan SE Pembatasan Gawai


Gempur Rokok Ilegal.--

Langkah strategis ini dinilai sebagai investasi jangka panjang bagi bangsa. Dengan menanamkan kesadaran etika sejak dini, diharapkan para siswa mampu menghadapi tantangan global dengan prinsip yang kokoh.

“Pendidikan antikorupsi harus ditanamkan sejak dini melalui proses pembelajaran di sekolah. Kita ingin lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk membawa Indonesia menuju masa keemasan di tahun 2045,” tutupnya.(bin)

Sumber:

Berita Terkait