Suka Mengunyah Es Batu? Ini Dampaknya pada Gigi dan Kesehatan Anda
Ilustrasi seseorang menggigit es batu yang berisiko merusak gigi.-(sumber foto: pinterest)-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kebiasaan mengunyah es batu memang terasa menyegarkan, tetapi diam-diam dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan gigi dan mulut.
BACA JUGA:Bolehkah Menyikat Gigi saat Puasa Ramadan? Ini Penjelasan Hukumnya
Aktivitas ini berisiko menyebabkan gigi retak, merusak lapisan enamel, hingga memicu gangguan pada sendi rahang. Karena itu, para ahli kesehatan menyarankan agar kebiasaan ini dihentikan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Mini Kidi Wipes.--
Tanpa disadari, banyak orang terbiasa menggigit es batu, terutama setelah mengonsumsi minuman dingin.
Sensasi kriuk dan rasa dinginnya memang memberi efek segar dan menenangkan. Kebiasaan ini bahkan cenderung meningkat saat Ramadan, ketika masyarakat gemar membeli aneka minuman dingin untuk berbuka puasa.
BACA JUGA:3 Cara Mengatasi Bau Mulut saat Puasa agar Tetap Percaya Diri Sepanjang Hari
Setelah dahaga terobati, sisa es batu di gelas kerap dikunyah begitu saja. Padahal, tekstur es yang keras tidak dirancang untuk digigit berulang kali oleh gigi manusia dan bisa memicu kerusakan dalam jangka panjang.
Berikut beberapa dampak yang bisa terjadi jika Anda sering mengunyah es batu.
1. Enamel Gigi Rusak
Enamel adalah lapisan terluar gigi yang berfungsi melindungi bagian dalamnya. Mengunyah benda keras seperti es batu dapat menyebabkan enamel terkikis atau retak halus. Jika enamel rusak, gigi menjadi lebih sensitif terhadap panas dan dingin.
Kerusakan enamel juga bersifat permanen karena lapisan ini tidak dapat tumbuh kembali.
BACA JUGA:Puasa Tetap Percaya Diri, Ini Cara Mencegah Bau Mulut dan Mulut Kering
2. Gigi Retak atau Patah
Sumber:




