Terisolasi Dua Tahun di Kamar, Dinsos Jatim Evakuasi ODGJ Asal Bojonegoro
Tim Jatim Social Care mendatangi rumah ODGJ di Desa Buntalan, Bojonegoro.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dinas Sosial Jawa Timur melalui Tim Jatim Social Care mengevakuasi FP (26), warga Desa Buntalan, Kabupaten Bojonegoro, yang diisolasi keluarganya di kamar selama dua tahun akibat gangguan jiwa, Rabu 25 Februari 2026.
FP diketahui telah mengalami gangguan jiwa selama kurang lebih 13 tahun. Ia diisolasi oleh keluarganya karena kerap mengamuk, meresahkan warga, hingga melakukan tindakan kekerasan terhadap orang lain. Bahkan, pada 5 Februari lalu, FP sempat menganiaya neneknya sendiri hingga meninggal dunia.

Mini Kidi Wipes.--
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Jatim Muchamad Arif Ardiansyah menjelaskan, evakuasi dilakukan sebagai respons atas laporan yang diterima pihaknya.
Arif menegaskan, Dinsos Jatim berkomitmen memberikan penanganan yang tepat bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), termasuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
BACA JUGA:Terkurung 20 Tahun, ODGJ di Ponorogo Dievakuasi Petugas
“Begitu kami menerima laporan dari Kepala Desa Buntalan melalui Dinsos Bojonegoro, tim langsung bergerak untuk melakukan asesmen dan evakuasi. Penanganan ini penting agar yang bersangkutan mendapatkan layanan medis dan sosial secara layak,” ujarnya.
Setelah dievakuasi, FP langsung dirujuk ke RS Menur untuk menjalani rehabilitasi medis. Penanganan tersebut dilakukan guna menstabilkan kondisi kejiwaannya sebelum memasuki tahapan berikutnya.

Gempur Rokok Illegal--
Arif menambahkan, setelah menyelesaikan rehabilitasi medis, FP akan melanjutkan ke tahap rehabilitasi sosial. Menurutnya, proses ini penting untuk memulihkan kemampuan interaksi dan fungsi sosial FP.
“Setelah rehabilitasi medis tuntas, kami akan lanjutkan dengan rehabilitasi sosial agar yang bersangkutan dapat kembali menjalankan fungsi sosialnya secara bertahap dan terintegrasi,” pungkasnya. (yat)
Sumber:




