Leo Lelis Sebut Laga Lawan Persijap Jadi Momen Kebangkitan Persebaya
Bek Persebaya, Leo Lelis --
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kekalahan memalukan dimarkas sendiri membuat Persebaya Surabaya harus kehilangan tiga poin dan menjadi luka mendalam bagi tim berjuluk Bajol Ijo tersebut.
Hasil minor ini terasa sangat menyesakkan karena menghentikan catatan impresif 13 laga tanpa kekalahan yang telah dibangun dengan susah payah.
Kini, di tengah upaya memulihkan mentalitas, bek tengah andalan Leo Lelis muncul sebagai sosok yang paling vokal dalam membakar semangat rekan setimnya.
BACA JUGA:Kemenangan Putaran Pertama Jadi Modal Persebaya Hadapi Persijap Jepara

Mini Kidi Wipes.--
Pemain berkebangsaan Brasil ini tidak ingin timnya terjebak dalam momentum kekalahan, Baginya, satu-satunya cara untuk menghapus kekecewaan Bonek dan Bonita adalah dengan evaluasi total di lapangan hijau.
"Ya, saya mencoba lebih fokus pada apa yang bisa saya tingkatkan dari diri saya sendiri. Ketika kami berlatih, saya mencoba memotivasi para pemain dan bekerja sama agar kami bisa berkembang lagi sebagai sebuah tim,” ujar Lelis.
Atmosfer ruang ganti Persebaya pasca laga kontra Bhayangkara memang sempat memanas karena rasa frustrasi. Namun, Leo Lelis menegaskan bahwa emosi tersebut telah dirubah menjadi energi positif untuk menatap laga pekan ke-22.
BACA JUGA:Persijap Jepara Ganti Pelatih Jelang Lawan Persebaya Surabaya

Gempur Rokok Illegal--
Persebaya dijadwalkan bertandang ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Sabtu malam. Pertandingan ini dianggap sebagai momentum kebangkitan Bajol Ijo.
"Kekalahan adalah hal yang tidak menyenangkan. Jadi kami menantikan pertandingan berikutnya agar kami dapat mengubah situasi dan meraih tiga poin untuk membawa suasana positif bagi tim secepat mungkin,” ucap Lelis.
Leo Lelis menegaskan menghadapi Laskar Kalinyamat tentu bukan perkara mudah, namun, Leo Lelis memastikan bahwa skuad Bajol Ijo sudah berada dalam level fokus tertinggi.
“Kami bekerja sangat keras karena jawaban terbaik untuk kekalahan adalah dengan bekerja keras, dan terus bekerja dengan lebih keras. Jadi kami mempersiapkan diri dengan sangat serius dan sebaik mungkin untuk pertandingan berikutnya,” pungkasnya. (yat)
Sumber:




