Marhaban ya Ramadan 2026

Andhika Ramadhani Tetap Profesional Jalani Puasa Ramadan di Tengah Kompetisi

Andhika Ramadhani Tetap Profesional Jalani Puasa Ramadan di Tengah Kompetisi

Kiper Persebaya Surabaya Andhika Ramadhani sesi latihan.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kiper Persebaya Surabaya Andhika Ramadhani menegaskan puasa Ramadan tidak menjadi alasan menurunkan intensitas latihan di tengah bergulirnya kompetisi Super League, Rabu 18 Februari 2026.

Menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan menjadi kewajiban sekaligus tantangan bagi para punggawa Persebaya Surabaya yang beragama Islam.


Mini Kidi--

Salah satu pemain andalan Persebaya yang berposisi penjaga gawang dan siap menyambut datangnya bulan suci Ramadan di tengah kompetisi adalah Andhika Ramadhani.

Meski menahan lapar dan haus dari fajar hingga terbenam matahari secara alami memengaruhi stamina, hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi skuad Persebaya Surabaya.

BACA JUGA:Ramadan Tiba! Ini Cara Bernardo Tavares Pastikan Skuad Persebaya Tetap Gacor Meski Puasa

Mengingat kompetisi Super League tetap bergulir di bulan Ramadan, profesionalisme tetap menjadi prioritas utama.

Andhika Ramadhani menegaskan puasa bukan alasan untuk tidak berlatih dan ia siap mengikuti segala instruksi tim pelatih guna menyiasati penurunan kondisi fisik.

"Kalau itu kita ikuti arahan dari pelatih saja. Kalau di bulan biasa mungkin intensitasnya lebih tinggi daripada di bulan Ramadan," ujar Andhika.


Gempur Rokok Illegal--

Dengan pengalaman setiap tahunnya, Andhika optimistis transisi jadwal latihan tidak menjadi kendala berarti bagi tim dalam mempersiapkan pertandingan.

Menurutnya, penyesuaian jadwal menjadi kunci agar performa pemain tetap maksimal di lapangan tanpa mengganggu ibadah.

Untuk menyiasati tantangan penurunan fisik, Andhika mengungkapkan tim pelatih Persebaya biasanya menggeser waktu latihan ke malam hari setelah berbuka puasa sehingga kebutuhan nutrisi dan hidrasi terpenuhi.

BACA JUGA:Bruno Paraiba Kembali Berlatih, Harapan Baru Persebaya Jelang Duel Kontra Persijap Jepara

"Di bulan Ramadan tidak mungkin kita latihan dengan intensitas tinggi, kecuali kita diberi porsi latihan oleh Coach di malam hari. Sama seperti sebelumnya, kita latihan malam hari, jadi insya Allah kita sudah terbiasa dengan itu," tambah Andhika. (yat)

Sumber: