HPN 2026

Polda Jatim Bentuk Tim Satgas Pantau Stabilitas Harga dan Mutu Pangan Jelang Ramadan

Polda Jatim Bentuk Tim Satgas Pantau Stabilitas Harga dan Mutu Pangan Jelang Ramadan

Rapat Koordinasi Satgas Saber Polda Jatim.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Polda Jatim membentuk tim Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan jelang ramadan. Kegiatan dipimpin Dirreskrimsus Polda Jatim Kombespol Roy H.M. Sihombing bersama Deputi III Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Andriko Noto Susanto melalui zoom meeting. 

Rakor ini dihadiri unsur internal Polda Jatim, perwakilan instansi pemerintah dan pelaku usaha pangan, mulai dari Perum Bulog Jatim, Disperindag Provinsi Jatim, DPMPTSP, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, hingga sejumlah perusahaan produsen dan distributor pangan, asosiasi, koperasi, dan paguyuban peternak di Jawa Timur. 

BACA JUGA:Polda Jatim OTT Penyelewengan BBM di SPBU Lumajang, Satu Orang Jadi Tersangka


Mini Kidi--

Kombespol Roy menyampaikan bahwa pembentukan Satgas Saber Pangan merupakan tindak lanjut dari perintah Menteri Pertanian guna memastikan stabilitas harga, keamanan, serta mutu pangan tetap terjaga. 

“Bapak Menteri Pertanian telah memberikan perintah untuk membentuk Satgas Saber. Kami berharap seluruh pihak yang hadir berkomitmen dalam pengendalian harga, keamanan, dan mutu pangan di Jawa Timur,” kata Roy. 

BACA JUGA:Polda Jatim Selidiki Pikap Muatan Bahan Kimia Terbakar Depan Mako Brimob

Ia menambahkan, posko Satgas siap memberikan fasilitasi kepada produsen maupun distributor dalam proses distribusi guna menjamin pasokan yang aman dan lancar di tengah masyarakat. 

“Posko siap memfasilitasi proses distribusi agar pasokan terjamin. Selain itu, mutu produk yang diproduksi juga harus tetap dipertahankan,” ujarnya. 

Dirreskrimsus Polda Jatim juga menegaskan bahwa Satgas akan mengedepankan langkah preemtif dan preventif, termasuk kontrol langsung di lapangan serta penguatan komitmen bersama antarinstansi dan pelaku usaha. 

BACA JUGA:Peringatan Ke-80 HPN di Polda Jatim Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pers dan Polri

Selain itu, operasi pasar dan penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan terukur. 

“Cara bertindak kami mulai dari preemtif, kontrol langsung di lapangan, preventif, hingga penegakan hukum. Sanksi bisa berupa teguran, administrasi, sampai tindak pidana apabila ditemukan pelanggaran,” jelasnya.(fdn)

Sumber:

Berita Terkait