HPN 2026

HPN 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast Sebut Pers sebagai Maestro Penangkal Hoaks

HPN 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast Sebut Pers sebagai Maestro Penangkal Hoaks

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Jules Abraham Abast.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Momentum Hari Pers Nasional (HPN) di Jawa Timur menjadi pengingat pentingnya peran strategis insan Pers dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus hoaks pada era digital. Kehadiran Pers dinilai tidak hanya berdampak bagi masyarakat, tetapi juga berpengaruh besar terhadap institusi negara, termasuk Polri.

BACA JUGA:Peringatan HPN 2026, Kejari Surabaya Tekankan Peran Pers Sehat Dalam Penguatan Demokrasi dan Ekonomi


Mini Kidi--

Kabidhumas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, maraknya hoaks yang beredar melalui media sosial berpotensi merugikan masyarakat luas serta menciptakan disinformasi yang menyesatkan. Dalam konteks tersebut, pers memiliki peran penting sebagai penjaga kebenaran informasi.

“Dengan kehadiran insan pers, dampaknya sangat besar dan berpengaruh. Pers adalah maestro penangkal hoaks, sekaligus ujung tombak dalam menyajikan kebenaran dan fakta kepada publik,” ujar Jules, Sabtu, 7 Januari 2026.

BACA JUGA:Memperingati HPN 2026, Kejari Tanjung Perak Ajak Pers Kawal Ekonomi Berdaulat di Kawasan Pelabuhan

Menurutnya, banyak informasi yang belum terverifikasi beredar bebas di ruang digital dan kerap dimanfaatkan oleh oknum atau kelompok tertentu untuk mengaburkan fakta. Namun, melalui kerja jurnalistik yang profesional, informasi tersebut dapat diverifikasi, diluruskan, dan disajikan secara berimbang kepada masyarakat.

“Dengan adanya media arus utama, ruang gerak penyebar hoaks semakin sempit. Upaya menyebarkan informasi tidak benar pun akan gagal karena diuji melalui proses jurnalistik,” tegas alumnus Akpol 1995 itu.

BACA JUGA:Awali Tahun dan Sambut HPN 2026, JMSI Jatim Gelar Doa Bersama

Jules juga menilai, peran pers sangat vital bagi pemerintah dan aparat negara dalam menyampaikan kebijakan, program, serta perkembangan situasi kepada masyarakat secara transparan dan akuntabel.

“Pers adalah mata dan telinga publik, sekaligus jendela masyarakat dalam memperoleh informasi. Jurnalis berperan menyampaikan kebenaran, mencerdaskan bangsa, dan menghadirkan fakta melalui karya jurnalistik,” pungkasnya.

BACA JUGA:Polda Jatim Selidiki Insiden Maut Kapal Pacific 88 Di Pelabuhan Tanjung Perak

Peringatan Hari Pers Nasional di Jawa Timur diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pers, pemerintah, dan aparat penegak hukum dalam menjaga ruang informasi yang sehat, beretika, dan bertanggung jawab.(fdn)

Sumber: