Dimediasi Polres Pasuruan Kota, Nelayan Kalirejo dan Ngemplakrejo Sepakat Berdamai

Dimediasi Polres Pasuruan Kota, Nelayan Kalirejo dan Ngemplakrejo Sepakat Berdamai

Pertemuan penyelesaian konflik nelayan di Pasuruan yang dihadiri wali kota, Ketua DPRD, dan Kapolres Pasuruan Kota.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Ketegangan antara dua kelompok nelayan di Pasuruan akhirnya mereda.  Hal ini setelah Polres Pasuruan Kota melakukan mediasi antara nelayan Desa Kalirejo Kecamatan Kraton dan Kelurahan Ngemplakrejo Kecamatan Panggungrejo, yang menghasilkan kesepakatan damai, Jumat 6 Februari 2026.

Langkah damai ini ditempuh untuk mendinginkan situasi sekaligus mencegah potensi bentrokan lanjutan, baik di laut maupun di darat. Mediasi tersebut turut dihadiri Wali Kota Pasuruan, Ketua DPRD, Kapolres Pasuruan Kota, serta tokoh masyarakat setempat.


Mini Kidi--

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly menegaskan, kondusivitas wilayah menjadi prioritas utama agar aktivitas melaut dapat kembali berjalan normal.

“Kami memediasi kesepakatan damai bersama tokoh masyarakat hingga tingkat kecamatan. Tujuannya satu, mengembalikan Pasuruan dalam suasana yang kondusif,” ujar AKBP Titus Yudho Uly.

BACA JUGA:Pasca Pembakaran 11 Kapal Nelayan di Pasuruan, Petugas Gabungan Masih Siaga

Dalam pertemuan itu, perwakilan kedua kelompok nelayan sepakat mengakhiri seluruh persoalan yang terjadi sebelumnya dan tidak memperpanjang konflik. Mereka juga berkomitmen tidak mengulangi tindakan provokatif maupun kekerasan.

Selain itu, kedua pihak sepakat menaati aturan melaut, khususnya larangan penggunaan alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan.

Tokoh masyarakat Desa Kalirejo, Sulaiman, menyatakan lega atas tercapainya kesepakatan damai tersebut. Ia memastikan nelayan di wilayahnya akan menghormati hukum dan menjaga ketertiban.

BACA JUGA:Konflik Antar Nelayan Picu Pembakaran Belasan Kapal di Pelabuhan Pasuruan

“Kami sepakat berdamai dengan difasilitasi Polres Pasuruan Kota. Kami berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan akan selalu taat pada hukum,” tegasnya.

Dengan ditandatanganinya kesepakatan damai ini, hubungan antar nelayan pesisir Pasuruan diharapkan kembali harmonis sehingga roda ekonomi masyarakat laut dapat berjalan normal tanpa bayang-bayang konflik.(kd/mh)

Sumber: