Polisi Sambang Sekolah, Jadikan Pelopor Sadar Hukum Sejak Dini

Polisi Sambang Sekolah, Jadikan Pelopor Sadar Hukum Sejak Dini

para petugas kepolisian saat melakukan sambang sekolah untuk sadar hukum--

MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana kembali mengaktifkan program “Polisi Sambang Sekolah”.

Strategi Polresta Malang Kota, dalam membangun kesadaran hukum sejak dini, sekaligus memperkuat hubungan Polri dengan lingkungan akademis di Kota Malang.

BACA JUGA:Sambang Kamtibmas, Kapolresta Malang Kota Jelaskan Program SIM Bhabin


Mini Kidi--

Sebelumnya, Polresta Malang Kota, mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor, yang dilakukan dua anak di bawah umur yang sudah tidak bersekolah.

Untuk itu, dinilai penting pencegahan sejak dini agar generasi muda tidak terjerumus pada perilaku menyimpang yang berujung pidana.

“Kami mengaktifkan kembali Polisi Sambang Sekolah, selain untuk pencegahan, juga pendampingan Anak-anak, kita dengarkan aspirasinya, dan kita beri solusi sebelum mereka salah arah,” terang Kombes Pol Putu Kholis Aryana,  Selasa, 3 Februari 2026.

BACA JUGA:Kapolresta Malang Kota Luncurkan Layanan Polisi Penolongku untuk Korban Kanjuruhan

Ia menjelaskan, “Polisi Sambang Sekolah” bisa dilakukan Pejabat Utama (PJU), Kapolsek, hingga Bhabinkamtibmas aktif hadir di sekolah-sekolah.

Polisi dituntut bisa menerima masukan, sekaligus menjadi mitra guru dan siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

“Polisi harus bisa masuk ke ruang akademis sebagai sahabat pelajar. Selain menjaring aspirasi, kami juga menerima saran dari sekolah dan memberikan solusi terhadap persoalan yang muncul di lingkungan pendidikan,”  lanjutnya.

BACA JUGA:Wujud Kepedulian, Kapolresta Malang Kota Kombes Putu Kholis Komitmen Pendampingan Korban Kanjuruhan

“Polisi Sambang Sekolah” selain mengenalkan tugas-tugas kepolisian, sekaligus memberikan edukasi pencegahan kenakalan remaja, seperti bahaya pencurian, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, balap liar, tawuran, hingga pentingnya disiplin, etika, dan kepatuhan terhadap hukum serta aturan lalu lintas.

Edukasi tersebut penting agar pelajar memahami konsekuensi hukum sejak dini dan memiliki benteng moral dalam pergaulan sehari-hari.

Sumber:

Berita Terkait