new idulfitri

Belasan Emak-emak Jadi Korban Penipuan Sembako di Surabaya, Polisi Periksa Korban

Belasan Emak-emak Jadi Korban Penipuan Sembako di Surabaya, Polisi Periksa Korban

Neni Tri menunjukkan bukti laporan polisi kasus penipuan sembako di Polrestabes Surabaya.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Belasan emak-emak menjadi korban dugaan penipuan pembelian sembako di Surabaya dan Menganti, Gresik, dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah dan kini tengah ditangani Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kamis 29 Januari 2026.


Mini Kidi--

Para korban diketahui berasal dari wilayah Surabaya dan Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, dengan nilai kerugian bervariasi mulai Rp 55 juta hingga Rp 63 juta per korban.

Salah satu korban, Neni Tri, warga Jalan Ambengan Batu, mengaku telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya dan mendapatkan 11 pertanyaan terkait perkara tersebut.

BACA JUGA:Waspada! Pelaku Penipuan Asal Purworejo Kabur ke Surabaya, Modus Investasi Bodong

Menurut Neni, dirinya mengalami kerugian sebesar Rp 27 juta dan menyebutkan total terdapat 13 korban yang dijadikan saksi dalam kasus dugaan penipuan sembako tersebut.

“Saya sudah menjalani pemeriksaan dan sekarang masih menunggu panggilan dari penyidik Satreskrim selanjutnya,” ungkap Neni saat dikonfirmasi Memorandum.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto membenarkan adanya laporan dugaan penipuan pembelian sembako yang dilaporkan ke kepolisian dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

BACA JUGA:Kasus Penipuan Rumah Kos di Ketintang Surabaya Sasar Mahasiswa

“Benar korban sudah membuat laporan dan saat ini masih ditangani kepolisian,” kata Hadi.

Sebelumnya diberitakan, belasan emak-emak yang mayoritas pedagang kelontong melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya atas dugaan penipuan pembelian sembako dengan total kerugian mencapai Rp 574 juta.

BACA JUGA:Njoo Kioe Thing Dituntut 2 Tahun 3 Bulan Penjara dalam Kasus Penipuan PO Fiktif

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Terduga pelaku berinisial Santi, warga Kapas Jaya, yang diketahui sebagai pemasok sembako, dikabarkan melarikan diri. (rio)

Sumber: