HPN 2026

Jaga Independensi, Senator Lia Istifhama Dukung Polri Tetap di Bawah Komando Presiden

Jaga Independensi, Senator Lia Istifhama Dukung Polri Tetap di Bawah Komando Presiden

Lia Istifhama.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Wacana reposisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ke bawah naungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah menjadi bola panas di ruang publik.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr Lia Istifhama MEI, secara tegas menyuarakan dukungannya agar Polri tetap berada langsung di bawah komando Presiden.

BACA JUGA:Langkahkan Kaki ke Jeddah, Tiga Mahasiswi STAI Taruna Surabaya Tuai Apresiasi Senator Lia


Mini Kidi--

Menurut senator yang akrab disapa Ning Lia ini, mempertahankan posisi Polri di bawah Presiden bukan sekadar urusan administrasi, melainkan upaya menjaga amanat konstitusi. Ia menilai kemandirian institusi kepolisian sangat krusial dalam menjamin stabilitas dan perlindungan masyarakat tanpa intervensi sektoral.

“Saya mendukung penuh agar Polri tetap berada di bawah Presiden. Kita harus menjaga kepercayaan terhadap institusi ini dan meyakini bahwa kemandirian Polri adalah kunci utama dalam melindungi, mengayomi, serta menjaga kedaulatan negara,” ujar Ning Lia, Kamis, 29 Januari 2026.

BACA JUGA:Semangat Generasi Muda di Grand Final Putra Putri Delta Sidoarjo 2026 Berebut Piala Senator Lia Istifhama

Keponakan Khofifah Indar Parawansa ini mengingatkan bahwa peran Polri telah dikunci rapat dalam Pasal 30 ayat (4) UUD 1945. Dalam beleid tersebut, Polri ditegaskan sebagai alat negara yang menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik.

“Secara konstitusional, tugas Polri sudah sangat jelas. Agar peran ini berjalan mandiri dan objektif, posisi di bawah Presiden adalah harga mati. Diskursus mengenai pengalihan ke kementerian harus kita sikapi dengan bijak agar tidak menggerus kepercayaan publik yang saat ini sedang dalam tren positif,” tambahnya.

Dukungan Ning Lia bukan tanpa dasar. Ia merujuk pada data empiris yang menunjukkan kinerja Polri semakin diapresiasi masyarakat. Berdasarkan riset Litbang Kompas pada Oktober 2025, tingkat kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara telah menyentuh angka 76,2 persen.

BACA JUGA:Intip Fasilitas Lengkap RSMM Pemprov Jatim di Surabaya, Senator Lia Sebut Rujukan Nasional

Angka tersebut menjadi bukti kuat proses pemulihan citra Polri pasca-insiden kerusuhan Agustus 2025 lalu.

Peningkatan kepuasan publik ini, menurut Ning Lia, harus dijaga dengan stabilitas kelembagaan, bukan dengan melakukan perombakan struktur yang berisiko.

“Tren positif ini menunjukkan kinerja Polri dirasakan langsung oleh rakyat. Saat ini, yang kita butuhkan adalah penguatan institusi agar mereka tetap fokus pada tugas pokoknya, bukan justru melakukan eksperimen kelembagaan yang berpotensi memicu kerumitan baru,” tegas Ning Lia.

Sumber:

Berita Terkait