PKS Jatim Dampingi 1.600 UMKM Naik Kelas Selama Satu Tahun
Peluncuran program pendampingan 1.600 UMKM oleh PKS Jawa Timur di Surabaya.-Rakhmat Hidayat-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - PKS Jawa Timur meluncurkan program pendampingan bagi 1.600 pelaku UMKM selama satu tahun penuh untuk mendorong usaha naik kelas, mandiri, dan berdaya saing melalui pembinaan berkelanjutan, Minggu, 25 Januari 2026.
BACA JUGA:Ketua PWNU Jatim Terima Sowan PKS Jatim, Ungkap Polemik Penerapan UU Pesantren
Program tersebut disampaikan Ketua Bidang Pembinaan UMKM, Ekonomi Kreatif dan Koperasi (BOEMKraf) DPW PKS Jawa Timur, Wahyu Hermanto, dalam kegiatan Kick Off Launching Program Pendampingan 1.600 UMKM PKS Jawa Timur.

Mini Kidi--
Wahyu Hermanto menjelaskan, total peserta yang mengikuti program ini mencapai 1.600 UMKM dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 150 peserta mengikuti kegiatan secara luring di kantor PKS, sementara 1.450 peserta lainnya mengikuti secara daring.
Menurutnya, program ini menjadi bentuk komitmen nyata PKS Jatim dalam mendorong UMKM agar naik kelas, lebih mandiri, dan mampu bersaing di tengah tantangan ekonomi.
BACA JUGA:Wagub Emil Sampaikan Pesan Khofifah Apresiasi Muswil VI PKS Jatim
Wahyu menegaskan bahwa pendampingan ini tidak dirancang sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai proses berkelanjutan yang menyentuh kebutuhan riil pelaku usaha.
“Banyak UMKM sebenarnya memiliki produk yang bagus, tetapi berhenti di tengah jalan karena tidak ada pendampingan. Program ini kami desain agar UMKM tidak berjalan sendiri, tetapi tumbuh bersama, belajar bersama, dan naik kelas bersama,” ujarnya.
BACA JUGA:PKS Kota Surabaya Luncurkan Gerakan Sayangi Rentan dan Disabilitas
Menurut Wahyu, selama satu tahun penuh para pelaku UMKM akan mendapatkan pendampingan intensif, mulai dari penguatan mindset wirausaha, manajemen usaha, pencatatan keuangan, pengemasan produk, hingga pemasaran digital.
“Kami ingin UMKM benar-benar naik level. Bukan hanya bertahan, tetapi berkembang dan mandiri. Targetnya omzet meningkat, pasar meluas, dan usaha bisa berkelanjutan,” tambahnya.
BACA JUGA:DPD PKS Kota Surabaya Luncurkan Layanan Konsultasi Keluarga
Ia menegaskan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat yang harus terus diperkuat melalui pendampingan yang konsisten dan terarah.
Sumber:
