Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi Diprediksi Stabil
Dukungan Pemprov Jatim terus berlanjut agar stabilitas harga dan pasokan daging sapi dapat terjaga selama Ramadan hingga Idulfitri.-Lailatul Nur Aini-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jawa Timur, Muthowif, memastikan ketersediaan daging sapi di Surabaya dalam kondisi aman menjelang Ramadan.
BACA JUGA:Demo Jagal dan Pedagang Daging Sapi, DPRD Surabaya Fasilitasi Ruang Dialog untuk Cari Solusi
Ia menegaskan, aktivitas pemotongan dan peredaran daging tetap berjalan normal tanpa pengurangan signifikan.

Mini Kidi--
"Secara umum aman. Tidak ada pengaruh besar terhadap stok. Kalau ada kebutuhan tambahan, teman-teman pedagang biasanya memperkirakan stok lebih awal lalu menambah pemotongan," kata Muthowif, saat dikonfirmasi memorandum.disway.id, Rabu 21 Januari 2026.
BACA JUGA:PPSDS Jatim Protes Kenaikan Harga Sapi Siap Potong
Muthowif menjelaskan, meskipun ada rumah potong hewan (RPH) di Surabaya yang relokasi dan para pejagal melakukan mogok. Peredaran daging di kota Pahlawan tetap berjalan lancar.

Aktivitas pemotongan dan peredaran daging tetap berjalan normal tanpa pengurangan signifikan.-Lailatul Nur Aini-
"Kalau di satu tempat tidak memungkinkan, bisa dialihkan ke lokasi lain. Jadi suplai tetap terjaga," tuturnya.
BACA JUGA:Permintaan Daging Sapi Naik 5 Persen saat Nataru, RPH Surabaya Jamin Stok Aman
Terkait harga daging sapi, Muthowif menyebut hingga saat ini masih relatif stabil. Namun, ia mengingatkan adanya potensi kenaikan jika kondisi di Jakarta terdampak oleh fluktuasi nilai tukar dolar, mengingat ketergantungan ibu kota terhadap sapi impor.
BACA JUGA:Sidak RPH Sapi di Tambak Osowilangun, Komisi B DPRD Surabaya Beri Catatan Penting
"Sapi hidup sekarang sudah di kisaran Rp 60 ribu per kilogram. Kalau di Jakarta terganggu karena impor, itu bisa berpengaruh," jelas Muthowif.
BACA JUGA:Respons Penolakan Relokasi Jagal Sapi, Wali Kota Eri Tegaskan RPH Pegirian Tetap Pindah
Sumber:
