Hujan Lebat Mengintai, Operasi Modifikasi Cuaca Dilanjutkan
Persiapan Operasi Modifikasi Cuaca di Bandara Juanda.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca sebagai langkah mitigasi bencana hidrometeorologi menyusul peringatan kewaspadaan cuaca ekstrem dari BMKG Juanda pada periode 11–20 Januari 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur Gatot Soebroto mengatakan, potensi cuaca ekstrem dapat memicu berbagai bencana di sejumlah wilayah Jawa Timur.

Mini Kidi--
“Berdasarkan informasi BMKG Juanda, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi menyebabkan banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, hingga hujan es di sejumlah daerah Jawa Timur,” kata Gatot, Selasa 20 Januari 2026.
Wilayah yang masuk kategori rawan antara lain Banyuwangi, Jember, Malang Raya, Bojonegoro, Surabaya, Kediri, Pasuruan, Probolinggo, serta sejumlah kabupaten dan kota di wilayah Madura dan pesisir utara Jawa Timur.
BACA JUGA:Waspada Cuaca Ekstrem, Dishub Jatim Perketat Ramp Check Kendaraan Jalur Wisata Selatan
Secara akumulatif, sejak 1 hingga 19 Januari 2026, Operasi Modifikasi Cuaca telah dilaksanakan sebanyak 35 sorti dengan total bahan semai 29.800 kilogram natrium klorida dan 5.000 kilogram kalsium oksida, serta total jam terbang mencapai 70 jam 46 menit.
“Operasi ini bertujuan untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah daratan dengan mengalihkan potensi hujan ke area yang lebih aman,” jelas Gatot.
BACA JUGA:Hadapi Puncak Musim Hujan, Khofifah Pastikan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Jatim Optimal
BMKG Juanda memprediksi pada Selasa 20 Januari 2026 hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di wilayah pesisir utara, barat, tengah, dan timur Jawa Timur. Potensi pertumbuhan awan juga diperkirakan muncul di wilayah barat, tengah, timur, dan selatan Jawa Timur.
“Pelaksanaan penerbangan bersifat tentatif dan akan disesuaikan dengan kondisi awan yang dapat dioptimalkan untuk pengamanan daerah rawan bencana hidrometeorologi,” pungkasnya.
BACA JUGA:Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Gubernur Khofifah: Serahkan ke Aparat Penegak Hukum
Operasi Modifikasi Cuaca ini melibatkan BPBD Provinsi Jawa Timur dan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda dengan menggunakan pesawat PAC P-750 XSTOL/PK-SCK. (ain)
Sumber:
