Cuaca Ekstrem Tekan Omzet Pedagang Ikan Pasar Pabean Surabaya hingga 50 Persen
Pedagang ikan melayani pembeli di Pasar Pabean Surabaya saat pasokan ikan menurun akibat cuaca ekstrem.-Oskario Udayana-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir menekan omzet pedagang ikan di Pasar Pabean Surabaya hingga 50 persen akibat pasokan menurun, kualitas ikan memburuk, harga melonjak, dan jumlah pembeli berkurang, Rabu 21 Januari 2026.
BACA JUGA:Tak Dikelola Maksimal, Pasar Ikan Pemkab Kediri di Gampengrejo Jadi Kebun Pakan Ternak
Huda (27), pedagang ikan di Pasar Pabean, mengungkapkan stok ikan berkualitas super kini sangat terbatas dan jika tersedia harganya melonjak hampir dua kali lipat.

Mini Kidi--
“Cumi merah biasanya Rp 65 ribu per kilogram, cumi putih Rp 70 ribu per kilogram. Sekarang stoknya jarang, kalau ada harganya bisa Rp 95 ribu sampai Rp 100 ribu per kilogram,” ujar Huda.
BACA JUGA:Nasib Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Surabaya Kian Buram
Menurutnya, kelangkaan pasokan dipicu nelayan yang jarang melaut akibat cuaca buruk sehingga hasil tangkapan minim meski sudah semalaman berada di laut.
BACA JUGA:Rompi Lepas Jadi Tren Gamis Lebaran 2026, Pasar Kapasan Mulai Diserbu Pembeli
“Stok benar-benar menipis. Ikan fresh hampir tidak ada. Kalau sudah begitu, kami terpaksa menjual ikan beku yang kualitasnya jauh di bawah ikan segar,” terangnya.
Selain itu, perilaku konsumen juga berubah dengan memilih jenis ikan yang lebih terjangkau sehingga semakin menekan pendapatan pedagang.
BACA JUGA:Tunggak Retribusi Ratusan Juta, Pasar Simo Mulyo Surabaya Dibongkar
“Omzet turun cukup drastis, sampai 50 persen. Kalau hari normal bisa di atas Rp8 juta per hari. Sekarang saat cuaca ekstrem rata-rata cuma Rp3 juta, mentok Rp5 juta,” pungkasnya.
Sementara itu, pedagang lain Yanti (31) menyebut cuaca buruk membuat kualitas ikan tidak merata meskipun dikirim pada hari yang sama.
BACA JUGA:PD Pasar Surya Akui Pemotongan Unggas Masih Berlangsung di Pasar
Sumber:
