Rumah Warga Pakal Hancur Tersambar Petir

Rumah Warga Pakal Hancur Tersambar Petir

Kondisi kamar rumah milik Dimas Priambodo porak-poranda usai disambar petir--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sebuah rumah di Jalan Kehakiman, Babat Jerawat, Pakal runtuh akibat sambaran petir. 

Peristiwa ini terjadi pada Senin 19 Januari 2026 sekitar pukul 19.00 WIB tepat ketika azan isya berkumandang. Saat itu, Kota Pahlawan memang sedang diguyur hujan deras disertai angin kencang

BACA JUGA:Petani Balongpanggang Gresik Tewas Tersambar Petir di Lahan Tebu


Mini Kidi--

Pemilik rumah, Dimas Priambodo (21) mengungkapkan sebelum petir menyambar area dapur dan kamar sempat terdengar suara geledek begitu keras. Tiba-tiba saja bangunan rumahnya ambruk.

"Saat itu adzan isya, hujan deras sekali dan tiba-tiba muncul suara bergemuruh, tanah bergetar seperti gempa. Kemudian disusul oleh ambruknya tembok-tembok dan atap rumah," ujarnya, Selasa 20 Januari 2026.

BACA JUGA:Petir Sambar Rumah Warga Pasuruan, Atap Porak Poranda

Kerusakan terparah akibat sambaran petir ini terjadi di area kamar belakang dan dapur. Beruntung, saat kejadian seluruh anggota keluarga sedang tidak berada di titik lokasi tersebut. 

"Saat itu orang tua ada di teras rumah, saya ada di ruang kamar depan. Tapi kami benar-benar kaget, karena suara dan getarannya kencang sekali," jelasnya. 

Dimas turut menceritakan detik-detik sambaran petir itu terjadi. Menurutnya, gemuruh dan getaran seperti gempa itu justru datang lebih awal, sebelum turun kilatan cahaya petir yang terlihat menyala di area sawah belakang. 

BACA JUGA:Polres Pasuruan Salurkan Bantuan kepada Warga Korban Sambaran Petir di Purwodadi

"Gemuruh dan getaran kencang seperti gempa itu datangnya lebih dulu, baru kemudian disusul oleh kilatan cahaya petir yang menyambar sangat terang," ungkapnya. 

Meskipun bagian belakang rumah hancur total, Dimas menyebutkan bahwa area depan rumah masih cukup stabil untuk ditinggali sementara waktu. Ia bersyukur karena seluruh anggota keluarganya berhasil selamat tanpa luka di tengah kepanikan tersebut. 

"Saat ini petugas dari gabungan Call Centre 112 dan BPBD sudah melakukan penanganan di lokasi, bersyukur kami sekeluarga dalam keadaan selamat," ucapnya.

Sumber: