1.192 CJH Tulungagung Lunasi Bipih Tahun 2026, Didominasi Lansia

1.192 CJH Tulungagung Lunasi Bipih Tahun 2026, Didominasi Lansia

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Tulungagung, Suryani--

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sampai akhir pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap kedua di awal Januari 2026, tercatat 1.192 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Tulungagung telah melunasi pembayaran Bipih.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Tulungagung, Suryani yang ditemui, Senin, 19 Januari 2026, di kantornya.

Suryani mengatakan, 1.192 itu merupakan penggabungan dari CJH reguler dan diprediksi berangkat tahun ini, kemudian cadangan, serta CJH yang berangkat karena pendampingan Lansia.

BACA JUGA:Gagal Berangkat Karena Dinyatakan Tidak Istithaah, Tiga Jemaah Haji Reguler Mengadu ke DPRD Situbondo


Mini Kidi--

Dari catatan yang dimilikinya, diperkirakan tahun ini ada 1.144 CJH yang akan berangkat. Namun pihaknya berharap jumlah tersebut bisa bertambah ketika mendekati hari pemberangkatan nanti.

“Total ada 1.192 orang termasuk cadangan. Yang berangkat tahun ini insyaallah sekitar 1.144 jamaah,” ujar Suryani.

Menurutnya, jemaah asal Tulungagung diperkirakan akan tergabung dalam kloter akhir, atau urutan kloter 100 ke atas, sehingga diperkirakan keberangkatan CJH asal Tulungagung pada bulan Mei 2026 mendatang.

“Prediksi keberangkatan sekitar pertengahan Mei 2026. Kloter Tulungagung kemungkinan masuk kloter terakhir, namun masuk kategori kloter awal yang berangkat di Wilker Kediri,” terangnya.

BACA JUGA:Eazy Passport Imigrasi Tanjung Perak Surabaya Beri Kemudahan bagi Calon Jemaah Haji 2026

Yang cukup menjadi perhatian, komposisi CJH Tulungagung tahun ini didominasi oleh jemaah lanjut usia. Suryani menyebut, sekitar 70 persen jemaah masuk kategori lansia dengan usia 60 tahun ke atas.

“Untuk lansia sesuai porsi lansia dari Kementerian itu ada 70 orang dengan usia di atas 85 tahun. Tapi secara keseluruhan, sekitar 70 persen jemaah kita masuk kategori lansia. Masuk kategori lansia karena usianya di atas 60 tahun," jelasnya.

Suryani mencatat, ada 4 CJH yang sudah masuk daftar keberangkatan namun tidak bisa berangkat tahun ini karena tidak istitoah. Mereka adalah CJH yang sakit stroke, pikun atau demensia dan jantung.

“Ada empat jemaah yang tidak istitoah karena kondisi kesehatan. Mereka dipastikan tidak bisa berangkat, salah satunya itu juga dinyatakan tidak istitoah di tahun sebelumnya,” ungkap Suryani.

Sumber:

Berita Terkait