Proyek Sekolah Rakyat di Tunggorono Tertutup, Media Dilarang Meliput
Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, menuai sorotan.--
JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono, Kecamatan JOMBANG, menuai sorotan. Pasalnya, Proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya tersebut terkesan tertutup dan minim transparansi.
Dari pantauan di lokasi proyek, Selasa 13 Januari 2026 sekitar pukul 16.30, awak media tidak diperkenankan mengambil gambar maupun masuk ke area proyek. Bahkan, upaya untuk meminta konfirmasi langsung dari pihak pelaksana di lapangan juga tidak membuahkan hasil.
BACA JUGA:Hibah Lahan Sekolah Rakyat Tunggorono Rampung, Jombang Siap Sambut Pendidikan Unggul

Mini Kidi--
“Maaf mas, tidak bisa ambil foto atau masuk ke dalam,” ujar salah satu petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk proyek.
Selain akses peliputan yang dibatasi, papan proyek juga tidak mencantumkan informasi anggaran secara jelas. Kondisi ini memunculkan tanda tanya terkait keterbukaan informasi publik, terutama karena proyek tersebut menggunakan dana pemerintah.
BACA JUGA:Wabup Salmanudin Dampingi Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, menegaskan pembangunan gedung Sekolah Rakyat sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Pemkab Jombang tidak punya kewenangan apa pun. Bahkan nilai anggaran pastinya kami juga tidak mengetahui,” terang Agung.
Ia juga menyebutkan, hingga saat ini tidak ada laporan resmi terkait detail pelaksanaan proyek, termasuk batas waktu penyelesaian, yang disampaikan kepada pemerintah daerah.
“Pengerjaannya sampai kapan berakhir, pemkab juga tidak mendapat laporan. Yang jelas, informasinya proyek tersebut selesai tahun ini,” pungkasnya.(war)
Sumber:
