selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Mahasiswi Keperawatan di Surabaya Jadi Korban Perampasan, Pelaku Bersenjata Pistol

Mahasiswi Keperawatan di Surabaya Jadi Korban Perampasan, Pelaku Bersenjata Pistol

TKP perampasan mahasiswi keperawatan di Jalan Karang Menjangan, Selasa (13/1) malam.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Aksi kriminal kembali terjadi di Jalan Karang Menjangan. Seorang mahasiswi jurusan Keperawatan menjadi korban perampasan oleh dua pria tak dikenal yang diduga membawa senjata api.

Korban berinisial NE (20), asal Mojokerto, merupakan mahasiswi semester empat Program Diploma Tiga (D3) di sebuah kampus keperawatan di wilayah Kecamatan Gubeng. Insiden terjadi sekitar pukul 23.00, saat NE berjalan kaki pulang ke kosnya di Jalan Kedung Tarukan usai kuliah.

BACA JUGA:Aksi Puluhan Remaja Terekam CCTV di Jalan Karah Rampas Beat


Mini Kidi--

Saat itu, NE tengah memegang ponsel dan dompet. Tiba-tiba, dua pria berboncengan sepeda motor mendekatinya dari belakang dan langsung berusaha merampas barang-barangnya. Salah satu pelaku bahkan menodongkan benda menyerupai pistol ke arah NE.

“Tiba-tiba ada dua cowok naik motor mengarah ke saya, langsung ambil dompet dan HP. Saat itu pistolnya sudah diarahkan ke saya,” ujar NE.

Karena ketakutan, NE terpaksa melepaskan dompet dan ponselnya. Namun, ponselnya terjatuh dari tangan pelaku dan tercecer di jalan. Melihat kesempatan itu, NE segera mengambil kembali ponselnya dan berlari menjauh dari lokasi kejadian. “Saya langsung ambil HP yang jatuh dan lari ke kos,” katanya.

BACA JUGA:31 Personel Polres Nganjuk Berprestasi Terima Penghargaan Ungkap Kasus Pembunuhan dan Perampasan Motor

Dalam pelariannya, NE sempat ditolong oleh sepasang muda-mudi yang berboncengan motor. Mereka sempat mencoba mengejar pelaku yang kabur ke arah selatan, menuju Jalan Raya Menur, namun tidak berhasil.

Menurut NE, dompetnya yang berisi KTP dan uang tunai sebesar Rp500 ribu berhasil dibawa kabur pelaku. Ia juga mengalami luka gores di pergelangan tangan, diduga akibat cakaran kuku pelaku saat berusaha mempertahankan barangnya.

“Cuma luka sedikit, berdarah. Mungkin kena kukunya,” ungkapnya.

BACA JUGA:Warga Perumahan Dharmahusada Utara Resah, Praktik Parkir Liar di GOR CLS Dituding Merampas Hak Akses

NE mengaku tidak dapat mengingat ciri-ciri pelaku secara detail, namun menyebut keduanya masih muda dan mengenakan pakaian serba hitam. Ia juga tidak bisa memastikan keaslian pistol yang digunakan, meski pelaku sempat mengklaim bahwa senjata tersebut asli dan berisi peluru.

“Pelakunya bilang, ‘Ini asli, Mbak. Saya juga bawa isinya.’ Saya langsung takut banget,” tuturnya.

Sumber:

Berita Terkait