Dukung Becak Listrik Presiden, Pemkab dan ULP PLN Tulungagung Siapkan SPLU

Dukung Becak Listrik Presiden, Pemkab dan ULP PLN Tulungagung Siapkan SPLU

Forkopimda Tulungagung menaiki becak listrik bantuan Presiden Prabowo.--

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - 200 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo telah dibagikan kepada Pengayuh becak di Kabupaten Tulungagung.

Kini Pemkab Tulungagung melalui Dinas Perhubungan bersama ULP PLN Tulungagung tengah mempersiapkan lokasi yang tepat untuk pembangunan Station Pengisian Listrik Umum (SPLU) untuk mendukung program becak listrik Presiden Prabowo tersebut.

BACA JUGA:200 Pengayuh Becak Tulungagung Sumringah Dapat Becak Listrik Amanah Presiden Prabowo


Mini Kidi--

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Iswahyudi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan ULP PLN Tulungagung untuk penyediaan SPLU. 

"Setelah surat permohonan dikirim, kami bersama PLN akan melakukan survei lokasi untuk menentukan titik pembangunan SPLU," terangnya, Senin, 12 Januari 2026.

Selanjutnya akan dilakukan survey bersama, guna menentukan titik lokasi yang tepat untuk SPLU. Adapun dua lokasi yang diusulkan adalah di sekitar Stasiun Kereta Tulungagung dan di sekitar Terminal Gayatri Tulungagung.

BACA JUGA:Becak Listrik Presiden Prabowo Masuk Tulungagung, Ratusan Pengayuh Ikut Pelatihan di Pendopo

Kedua lokasi itu dianggap tepat, karena menjadi lokasi mangkal pengayuh becak di Tulungagung. "Jumlah SPLU akan menyesuaikan hasil survei dan kebutuhan di lapangan," kata Iswahyudi.

Dikonfirmasi terpisah, Manager ULP PLN Tulungagung, Dhodit Hari Seputro mengatakan, surat permohonan sudah diterima oleh pihaknya.

"Suratnya sudah kami terima, dalam surat itu ada dua lokasi yang diusulkan yakni di dekat Terminal dan Stasiun, untuk lokasi titik pastinya, nanti akan kita lakukan survey untuk itu," urai Dhodit melalui sambungan telepon.

BACA JUGA:Becak Listrik Kembali Disalurkan di Pasuruan Targetkan Kesejahteraan Pengayuh Lansia

Secara umum pihaknya siap untuk mendukung pembangunan SPLU ini. Ke depan menurut Dhodit, SPLU yang akan dibangun ini dibuat dengan lebih sederhana agar memudahkan pengayuh becak untuk memanfaatkannya.

"Kalau dibikin seperti Station Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) seperti yang di kantor kami, saya rasa itu akan menyulitkan pengayuh becak. Makanya kita buat yang sederhana saja, nanti dari hasil survei itu akan kita buat pengisian yang mudah, lalu untuk berapa becaknya yang bisa ngisi dalam sekali ngisi, ya akan kita lihat saat survey itu," ungkapnya. (fir/fai)

Sumber:

Berita Terkait