Empat Dusun Kedungringin Pasuruan Masih Terisolasi Banjir
Warga Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, mengantre air bersih akibat sumur tercemar banjir.-Muhamad Hidayat-
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Empat dusun di Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, masih terisolasi banjir akibat luapan Sungai Wrati dengan ketinggian air hingga 60 sentimeter, Minggu, 11 Januari 2026.
BACA JUGA:Ratusan Rumah Warga Winongan Tergenang Banjir
Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah barat Kabupaten Pasuruan dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah desa di Kecamatan Beji terendam banjir.

Mini Kidi--
Banjir dipicu oleh meluapnya Sungai Wrati setelah hujan lebat mengguyur tiap sore sejak Kamis, 8 Januari hingga Sabtu, 10 Januari 2026.
Selain merendam permukiman di Kecamatan Beji, luapan air juga dilaporkan mulai memasuki wilayah Kalianyar dan Tambakan di Kecamatan Bangil.
BACA JUGA:Lima Kecamatan di Pasuruan Siaga Banjir
Berdasarkan data lapangan hingga Minggu siang, genangan air masih terpantau stabil di empat dusun di Desa Kedungringin.
Keempat dusun tersebut meliputi Dusun Kedungringin Tengah dengan ketinggian air 30–60 sentimeter, Dusun Balongrejo 20–40 sentimeter, Dusun Kedungringin Utara 10–20 sentimeter, serta Dusun Kedungringin Selatan 10–15 sentimeter.
BACA JUGA:Polsek Beji Salurkan 9 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir di Kedungringin
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan terus melakukan monitoring serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang memilih bertahan di rumah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menegaskan pihaknya fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
BACA JUGA:Polsek Beji dan Pemdes Kedungringin Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Terdampak Banjir
"Kami tetap berkoordinasi intensif dengan pihak kecamatan dan desa. Fokus utama saat ini adalah memastikan distribusi bantuan kedaruratan berjalan lancar ke titik-titik terdampak," ujar Sugeng Hariyadi.
Sumber:

