HPN 2026

Pasca Kasus Pelecehan Siswi SMP, Dishub Surabaya Evaluasi Keamanan Transportasi Publik

Pasca Kasus Pelecehan Siswi SMP, Dishub Surabaya Evaluasi Keamanan Transportasi Publik

Armada Suroboyo Bus yang beroperasi melayani transportasi publik di Kota Surabaya.-Arif Alfiansyah-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Dinas Perhubungan Kota Surabaya mengevaluasi menyeluruh sistem keamanan transportasi publik usai dugaan pelecehan seksual terhadap siswi SMP di dalam armada Suroboyo Bus, Rabu, 7 Januari 2026.

BACA JUGA:Eri Cahyadi Warning Driver Suroboyo Bus dan Wira Wiri Ugal Ugalan Langsung Pecat

Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum Dishub Surabaya Eni Sugiharti Fajarsari menyayangkan kejadian tersebut dan menegaskan pihaknya segera meninjau ulang protokol pengamanan di dalam bus.


Mini Kidi--

"Pengawasan di dalam bus selama ini dilakukan oleh helper. Atas kejadian ini, kami akan mengevaluasi kembali terkait keamanan penumpang di dalam transportasi yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya," ujar Eni saat dikonfirmasi, Kamis, 8 Januari 2026.

Selain itu, Dishub Surabaya berharap evaluasi tersebut dapat menutup celah keamanan dan meningkatkan rasa aman bagi pengguna transportasi publik, khususnya perempuan dan anak-anak.

Menurutnya, Suroboyo Bus sebenarnya telah menerapkan sistem zonasi tempat duduk guna meminimalisir potensi pelecehan seksual di dalam armada.

BACA JUGA:Curi Ponsel di Suroboyo Bus, Perempuan Ini Bablas Penjara

"Untuk pemisahan tempat duduk memang ada. Tempat duduk pink digunakan khusus untuk wanita, kursi orange digunakan untuk penumpang umum," jelasnya.

Sementara itu, insiden dugaan pelecehan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat korban berada di dalam bus yang sedang beroperasi dan baru diketahui ketika korban bersama ibunya turun di Halte Jalan Urip Sumoharjo.

BACA JUGA:Buntut Kasus Pelecehan Anak, DPRD Surabaya Desak Evaluasi Izin Black Owl: Kalau Melanggar, Tutup!

Pelaku sempat melarikan diri dan dikejar warga di sekitar lokasi sebelum akhirnya terkepung di sebuah gang buntu dan diamankan oleh pihak berwajib. (alf)

Sumber: