Suamiku Diam-diam Menikah Lagi: Dua Cincin, Dua Kehidupan (1)
-Ilustrasi-
BULAN duduk di ruang makan dengan secangkir teh yang sudah dingin. Ia menatap layar ponselnya yang terbuka, menampilkan pesan tak dikenal dari akun anonim:
“Kamu tahu Bintang sudah menikah lagi? Sama Sunny. Sudah beberapa bulan, tapi sembunyi-sembunyi.”

Mini Kidi--
Awalnya, Bulan mengira ini hanya lelucon buruk. Ia dan Bintang memang sudah lama pisah rumah, namun belum bercerai secara resmi. Mereka masih menjalani “pernikahan dalam koma” hubungan yang tak benar-benar hidup, tapi juga belum mati. Hanya demi anak, demi gengsi, demi… alasan yang tak lagi jelas.
“Apa mungkin?” pikir Bulan sambil menahan gemetar di jari-jarinya. Ia tak ingin percaya, tapi rasa tak percaya itu justru membangkitkan rasa penasaran yang menggila.
Malam itu, Bulan menelusuri jejak digital Bintang. Akun media sosialnya memang bersih, tapi akun Sunny mantan rekan kerja Bintang yang dulu pernah jadi bahan cekcok mereka menyimpan banyak tanda.
Foto di vila yang sama. Lokasi sama. Hashtag #MyLove di hari yang sama.
Hati Bulan hancur bukan karena Bintang menikah lagi. Tapi karena cara diam-diamnya, seperti menghapus seluruh eksistensi Bulan dari hidupnya. Seolah ia tak pernah ada, seolah cinta dan perjuangan selama ini tak lebih dari debu.
Keesokan harinya, Bulan menyodorkan sebuah amplop di meja dapur. Bintang menatapnya bingung.
“Apa ini?”
“Bukti pernikahanmu dengan Sunny. Aku tahu.”
Bintang terdiam. Wajahnya pucat, lalu kaku.
“Aku… aku mau bilang, tapi belum waktunya. Aku cuma… takut nyakitin kamu, takut ganggu anak.”
Bulan tersenyum pahit. “Kamu bukan takut ganggu siapa-siapa. Kamu cuma takut kelihatan jahat.”
Sumber:

