Hari Pertama Sekolah 2026, Genangan Air Paksa Siswa SDN Ujung V Surabaya Absen Upacara

Hari Pertama Sekolah 2026, Genangan Air Paksa Siswa SDN Ujung V Surabaya Absen Upacara

Kondisi lapangan SDN Ujung V Surabaya tergenang air hujan.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Semangat hari pertama masuk sekolah di tahun 2026 di SDN Ujung V SURABAYA terganggu. Alih-alih melaksanakan upacara bendera dan kegiatan senam untuk mengawali semester, para siswa terpaksa gigit jari lantaran halaman utama sekolah mereka terendam banjir.

Kondisi lapangan yang tak ubahnya kolam dadakan ini membuat aktivitas luar ruangan lumpuh total. Plt Kepala SDN Ujung V Surabaya, Riyo Darminto, membenarkan bahwa genangan air tersebut telah menjadi penghalang rutin bagi kegiatan belajar mengajar nonakademik.

BACA JUGA:Dikepung Banjir Usai Hujan Deras 4 Jam, Kawasan Simo Terendam Setinggi Pinggul


Mini Kidi--

Menurut Riyo, genangan air yang tak kunjung surut ini dipicu oleh posisi permukaan tanah sekolah yang rendah serta sistem drainase yang tidak berfungsi optimal.

“Penyebab utamanya adalah tanah yang rendah dan irigasi yang tidak jalan. Air tidak bisa terserap dengan baik dan tidak ada akses aliran keluar dari area sekolah," jelas Riyo saat dikonfirmasi di lokasi, Senin, 5 Januari 2025.

BACA JUGA:Surabaya Dikepung Banjir, Dukuh Kupang dan Jajar Tunggal Terendam Air

Kondisi ini diakui Riyo sudah terjadi bahkan sebelum dirinya menjabat. Sejak mengemban amanah sebagai Plt kepala sekolah pada Mei 2025, ia mendapati bahwa setiap kali hujan turun, lapangan sekolah dipastikan tidak layak digunakan untuk upacara, olahraga, maupun kegiatan ekstrakurikuler lainnya.

Kendati demikian, pihak sekolah tidak tinggal diam. Riyo mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan perbaikan kepada Dinas Pendidikan Kota Surabaya sejak pertengahan tahun lalu.

Kabar baiknya, aspirasi tersebut telah mendapatkan respons positif dari Kepala Dinas Pendidikan yang baru.

BACA JUGA:Cegah Banjir, Normalisasi Bozem Avour Sumo di Surabaya Barat Dimulai

"Kami sudah berkomunikasi dan insyaAllah perbaikan lapangan ini sudah diakomodasi untuk dianggarkan pada tahun 2026 ini. Kami sangat berharap realisasinya bisa segera dilakukan," tambahnya.

Selain masalah banjir, SDN Ujung V juga menghadapi tantangan keselamatan bangunan. Riyo menyoroti kondisi gedung sayap kiri sekolah yang saat ini rawan roboh. Struktur bangunan yang rapyh membuat pihak sekolah khawatir, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem atau angin kencang.

Jika nantinya renovasi gedung tersebut dapat terwujud, Riyo menyebut akan memanfaatkannya menjadi Gedung Serba Guna, pusat kesenian, hingga tempat pertemuan formal maupun informal antara guru dan wali murid.

Sumber:

Berita Terkait