idulfitri 1447 h new

JSC Tim Respon Kasus Dinsos Jatim Terkait Penanganan Pasien Pasca Rawat Inap RS Haji Surabaya

JSC Tim Respon Kasus Dinsos Jatim Terkait Penanganan Pasien Pasca Rawat Inap RS Haji Surabaya

Rapat Koordinasi Jatim Social Care bersama pihak terkait--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Jatim Social Care (JSC) Tim Respon Kasus Dinas Sosial (Dinsos) Jatim bergerak cepat menindaklanjuti penanganan pasien dengan kondisi kedaruratan sosial medis pasca perawatan di RS Haji Surabaya. 

Penanganan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanganan Pasien dengan Kedaruratan yang melibatkan berbagai pihak terkait.

BACA JUGA:Lempar Batu Pecahkan Kaca Mobil di Duduksampeyan, Dinsos Gresik Kirim ODGJ Asal Lamongan ke RSJ Menur


Mini Kidi--

Pasien atas nama Dewi Kartika Lestari (55), warga Kabupaten Sidoarjo, diketahui telah menjalani perawatan di RS Haji Surabaya, Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, pasien seharusnya sudah menjalani proses keluar rumah sakit (KRS) sejak 14 Desember 2025. Namun demikian, kondisi sosial keluarga menjadi kendala utama dalam pemulangan dan perawatan lanjutan pasien.

Secara medis, pasien memiliki riwayat hemodialisa (cuci darah) dua kali seminggu, mengalami pendarahan otak yang telah dilakukan tindakan operasi, serta kondisi pasca perawatan yang masih membutuhkan alat bantu pernapasan melalui leher. 

BACA JUGA:Dinsos Jatim Fasilitasi Reunifikasi ODGJ Korban TPPO setelah Alami Eksploitasi Kerja

Meskipun status kepesertaan BPJS Kesehatan aktif, pasien belum dapat dipulangkan karena belum adanya tempat tinggal dan pendampingan yang memadai.

Permasalahan sosial semakin kompleks karena status keluarga pasien yang telah bercerai. Putra pasien mengaku mengalami kesulitan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan pasca KRS, mulai dari biaya tempat tinggal, rumah singgah, tenaga pendamping, hingga kebutuhan alat kesehatan.

BACA JUGA:JSC Dinsos Jatim Fasilitasi Penjemputan dan Pemulangan Penerima Manfaat Pascarawat Medis

Menanggapi kondisi tersebut, JSC Tim Respon Kasus Dinsos Jatim melakukan langkah cepat dengan berkoordinasi bersama RS Haji Surabaya dan pihak terkait. 

Hasil koordinasi menyepakati bahwa biaya rumah singgah dan pendamping pasien akan dibantu oleh OPZ BAZNAS RS Haji Surabaya, sementara JSC Tim Respon Kasus memberikan dukungan alat kesehatan dan kebutuhan penunjang seperti pampers, underpad, tisu, dan kebutuhan dasar lainnya.

BACA JUGA:Layanan Dapur Umum Dinsos Jatim Tingkatkan Porsi Makanan Korban Bencana Alam Aceh

JSC Tim Respon Kasus Dinsos Jatim, Nursoleh, menegaskan bahwa penanganan kasus ini mengedepankan prinsip kolaborasi lintas sektor. 

Sumber: