Perawatan Motor Pasca Mudik, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan
Tips perawatan motor pasca mudik.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pasca momen mudik Lebaran atau liburan panjang, pemilik sepeda motor disarankan untuk segera melakukan perawatan kendaraan yang telah digunakan menempuh perjalanan jauh.
Langkah ini penting guna mengembalikan performa motor agar tetap optimal dan tidak menimbulkan kendala saat digunakan kembali dalam aktivitas sehari-hari.
Perjalanan jarak jauh kerap membuat sejumlah komponen motor bekerja lebih keras dari biasanya. Oleh karena itu, pengecekan dan perawatan menyeluruh menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.
BACA JUGA:Ide Bisnis Jasa Bersih Indekos dan Apartemen Pasca-Mudik, Paket Deep Cleaning Diminati

Mini Kidi Wipes.--
Berikut beberapa langkah perawatan sepeda motor pasca mudik yang dapat dilakukan:
Pertama, membersihkan sepeda motor. Selama perjalanan, motor rentan terkena lumpur, debu, hingga kotoran akibat hujan maupun kondisi jalan. Kotoran yang menempel dapat memicu karat hingga merusak komponen tertentu. Disarankan mencuci motor menggunakan air bertekanan, dilanjutkan dengan sabun khusus, lalu dikeringkan dengan lap bersih. Beberapa bagian juga perlu dilumasi agar tetap bekerja optimal.
Kedua, mengganti oli mesin. Penggantian oli perlu dilakukan secara berkala, umumnya setiap 2.000 hingga 4.000 kilometer. Hal ini bertujuan menjaga performa mesin tetap maksimal serta mencegah keausan akibat penggunaan intensif selama perjalanan jauh.
BACA JUGA:Rumah Ditinggal Mudik? Ini Tips Lengkap agar Tetap Aman dari Pencurian dan Kebakaran

Gempur Rokok Ilegal -----
Ketiga, memeriksa saringan udara. Filter udara berfungsi menyaring debu agar tidak masuk ke ruang bakar. Jenisnya beragam, mulai dari urethane foam yang dapat dicuci, dry paper yang dibersihkan dengan angin bertekanan, hingga viscous paper element yang harus diganti secara berkala. Idealnya, filter udara diganti setiap 12.000 kilometer.
Keempat, memeriksa cairan radiator. Radiator berfungsi menjaga suhu mesin tetap stabil. Pastikan cairan tidak berada di bawah batas minimum. Jika diperlukan, tambahkan coolant dan lakukan pengurasan setiap 10.000 kilometer untuk mencegah overheat.
Kelima, pemeriksaan busi. Komponen ini berperan dalam proses pembakaran. Pemeriksaan dapat dilakukan setiap 4.000 kilometer. Jika masih layak, busi cukup dibersihkan. Namun, jika sudah aus atau mencapai masa pakai sekitar 8.000 kilometer, sebaiknya segera diganti.
BACA JUGA:Mudik hingga Halal Bihalal, Ini 10 Tradisi Lebaran yang Paling Dinanti
Sumber:







