Gegara Keroyok Teman Sekolah, Puluhan Siswa SMA Favorit di Situbondo Dipolisikan
Foto ilustrasi pengeroyokan pelajar di Situbondo.--
SITUBONDO, MEMORANDUM.CO.ID – Seorang siswa kelas XII salah satu SMA favorit di Kota SITUBONDO berinisial DV (18), warga Kecamatan Panji, mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan teman sekolahnya. Peristiwa itu terjadi di tiga lokasi berbeda pada 12 Oktober 2025 lalu.
Korban mengaku selain dipukul dengan tangan kosong dan ditendang di bagian perut, kepalanya juga sempat diancam akan dipukul menggunakan botol oleh salah satu pelaku.
Kasus dugaan pengeroyokan tersebut telah dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres SITUBONDO.
“Saya terpaksa melaporkan kasus pengeroyokan ke Mapolres SITUBONDO. Selain mengakibatkan luka lebam di tubuh, anak saya juga trauma hingga tidak mau masuk sekolah,” ujar AS, orang tua korban DV, Rabu 22 Oktober 2025.
AS menjelaskan, pengeroyokan terjadi karena anaknya dituduh mencuri vapor milik salah satu pelaku.
Namun, karena DV tidak merasa mencuri, para pelaku justru melakukan kekerasan berulang kali.
“Awalnya saya berharap para pelaku minta maaf, tapi karena tidak ada itikad baik, saya laporkan kasus ini agar ada efek jera,” tambahnya.
Kanit Pidsus Satreskrim Polres SITUBONDO, Ipda Diekka Octaria, membenarkan laporan tersebut.
“Untuk menindaklanjuti laporan dugaan pengeroyokan itu, besok (Kamis, red) kami akan memanggil korban untuk dilakukan klarifikasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN Favorit SITUBONDO, Retno, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, enggan memberikan keterangan langsung.
“Sudah ada yang datang, sudah saya klarifikasi, bisa tanya ke mas wartawan tersebut,” jawabnya singkat.
Sumber:

