Midtown Residence Digunakan Pesta Gay, PHRI Akui Kecolongan

Midtown Residence Digunakan Pesta Gay, PHRI Akui Kecolongan

Ketua PHRI Jatim, Dwi Cahyono--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jatim mengaku kecolongan, atas digelarnya pesta seks sesama jenis pria di Hotel Midtown Residence, Sabtu 18 Oktober 2025.

Meski begitu, Ketua PHRI Jatim, Dwi Cahyono menegaskan, setiap hotel dibawah naungannya dipastikan memliki standar operasional prosedur (SOP). Bahkan ada pelatihan rutin bagi setiap karyawan.

"Iya Midtown ada di kami (tergabung PHRI). kalau kayak (Midtown Residence) itu kan (masuk) satu-satu. Jadi kecolongan beneran ini," katanya, Selasa 21 Oktober 2025.

BACA JUGA:Penggerebekan Pesta Gay di Hotel Surabaya, Kecurigaan Berawal dari Parkiran Penuh Mobil Mewah


Mini Kidi--

Dwi bercerita, mulai pandemi Covid-19 dulu pihaknya bersama dengan TNI/Polri rutin memberi pelatihan. Baik terkait keamanan, mitigasi bencana, dan lain sebagainya.

"Jadi baik dari PHRI, kita bersama-sama dengan hotel yang ada di kota besar seperti Surabaya, Malang, Batu dan segala macam itu prosedurnya sudah komplit," ceritanya.

Menurutnya, pesta tersebut terjadi karena pelaku pandai mencari kesempatan. Sementara pihak hotel diduga kurang ketat melakukan pengawasan. 

BACA JUGA:ASN Sidoarjo Terciduk Pesta Gay Hotel Midtown Residence Dinas di Sekda Bagian Umum

Ketika mendengar kabar tersebut mencuat, dia mengaku kaget. Beberapa hari setelahnya, dia kemudian menghubungi pihak Midtown Residence.

"Tapi kemarin (Midtown) sudah saya telepon. Itu gak mungkin masuk bersama-sama. Jadi ya satu-satu akhirnya kumpul. Jadi identitas semua itu pasti dikaburkan lah," paparnya.

BACA JUGA:Pesta Gay di Hotel Surabaya, 34 Ditetapkan Jadi Tersangka

Rencananya, seluruh anggota PHRI yang ada di Surabaya pada Rabu (22/10) pagi bakal dikumpulkan. Kasus ini bakal jadi topik dalam rapat. Tujuannya, supaya hal tersebut tidak terulang di kemudian hari.

"Seluruh anggota PHRI. Jadi atas kejadian itu, kewaspadaan seluruh hotel bintang di Surabaya itu kita koordinasi, kita tingkatkan keamanan. Supaya kejadian serupa tidak terulang," terangnya.

Sumber: