Wali Kota Mas Adi Lantik 106 ASN Jabatan Fungsional

Wali Kota Mas Adi Lantik 106 ASN Jabatan Fungsional

Wali Kota Mas Adi melantik ratusan ASN jabatan fungsional. -Muhamad Hidayat-

PASURUAN, MEMORANDUM.CO.ID – Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo melantik 106 aparatur sipil negara (ASN). Mereka yang dilantik berada dalam jabatan fungsional di lingkungan Pemkot Pasuruan. Pelantikan digelar pada Rabu 20 Agustus 2025 di Gedung Gradika Bhakti Praja 

BACA JUGA:Wali Kota Pasuruan Berangkatkan Peserta Gowes Ansor Jatim

Di antara 106 orang tersebut, 101 orang diangkat dalam jabatan fungsional tertentu melalui kenaikan jenjang. Kemudian 2 orang diangkat dalam jabatan fungsional tertentu melalui pengangkatan pertama. Lalu 2 orang lainnya melalui perpindahan jabatan. Sedangkan 1 orang melalui pengangkatan kembali.


Mini Kidi--

Mas Adi sapaan Adi Wibowo dalam sambutannya menekankan, di era digitalisasi dan keterbukaan informasi, kinerja pegawai negeri sipil tidak hanya diawasi oleh atasan. 

BACA JUGA:Wali Kota Mas Adi Resmikan MPLS Sekolah Rakyat, Berharap Jadi Solusi Putus Rantai Kemiskinan

"Publik juga aktif menilai langsung kinerja kita semua. Bukan hanya konteks kinerja saja, tapi juga perilaku kita. Pegawai pemerintah harus jadi contoh yang baik", tegas Mas Adi.

Ia lalu menyinggung soal bagaimana di era terdahulu, ASN dianggap menjadi zona paling nyaman. Bahkan tak sedikit anak bangsa yang bermimpi menjadi abdi negara.

BACA JUGA:Serunya Lomba Dayung Wali Kota Cup 2025, Wawali Pasuruan: Perlu Ditingkatkan di Event Regional

"Tapi tentu zona nyaman bukan berarti tidak dilakukan evaluasi dan monitoring. Tugas ASN bukan hanya mengamankan kehidupan pribadi, namun yang utama adalah layanan publik" imbuhnya

Menanamkan pola pikir sebagai pelayan publik, disebut Mas Adi harus menjadi pondasi kuat bagi seluruh ASN.

BACA JUGA:Hadiri Paripurna IV, Wali Kota Pasuruan Tegaskan Komitmen Bangun Kota Lebih Baik

"Apalagi dalam lima tahun ke depan, saya dan Mas Nawawi akan mendorong sektor produktif dan berhububgan langsung dengan masyarakat, utamanya soal layanan pendidikan, kesehatan, dan sektor ekonomi Kota Pasuruan," cerusnya. 

Apalagi, menurutnya, Kota Pasuruan tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah. Maka yang harus dikerjar adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia, utamanya para ASN. 

Sumber: