Warga Giripurno Bernapas Lega, Polres Batu Beri Kelonggaran Aturan Karnaval

Warga Giripurno Bernapas Lega, Polres Batu Beri Kelonggaran Aturan Karnaval

Kabag Ops Polres Batu, Anton Widodo pimpin Rakor bahas karnaval Desa Giripurno--

BATU, MEMORANDUM.CO.ID - Warga Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, akhirnya bisa bernapas lega setelah Polres Batu menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di Mapolres Batu terkait kebijakan dan kelonggaran aturan untuk karnaval yang akan digelar, Rabu 23 Juli 2025.

"Kebijakan dan kelonggaran aturan untuk karnaval yang akan digelar, setelah sebelumnya peserta mengeluhkan kesulitan memenuhi syarat teknis." Kata Kompol Anton Widodo.

BACA JUGA:Rakor Polres Batu Putuskan Pembatasan Sound Horeg

BACA JUGA:Truk Box J&T Terguling di Dusun Ngeprih, Polres Batu Bantu Evakuasi


Mini Kidi--

Sebelumnya, Polres Batu menetapkan aturan ketat, di antaranya karnaval wajib menggunakan kendaraan L300 dengan maksimal empat sub sound system serta harus berakhir pukul 23.00 WIB.

“Kami memahami kondisi di lapangan. Peserta boleh menggunakan kendaraan maksimal colt diesel, tetapi tidak diperbolehkan memakai fuso atau truk besar,” tegas Kabag Ops Polres Batu.

BACA JUGA:Ada Karnaval Banteng Agung Joyo Nusantara 2022 di Batu, Hindari Jalan Ini

BACA JUGA:Operasi Patuh Semeru 2025, Satlantas Polres Batu Edukasi Pengguna Jalan

Menurutnya, disampaikannya bahwa batas sub sound system dinaikkan dari empat menjadi lima unit, dengan catatan peserta tetap mematuhi batas kebisingan sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 48 Tahun 1996, yakni maksimal 60 desibel.

“Soal waktu, tidak ada perubahan. Semua harus selesai pukul 23.00 WIB,” Imbuhnya.

BACA JUGA:Resmob Satreskrim Polres Batu Gagalkan Aksi Curat Warga Pasuruan

Iapun menegaskan, kelonggaran ini hanya berlaku untuk Karnaval Giripurno karena waktu persiapan yang mepet. Sementara desa lain seperti Punten, Bulukerto, dan Gunungsari tetap harus mengikuti aturan awal.

"Pihaknya akan menerjunkan sebanyak 130 personel gabungan dari Polres Batu, Brimob, TNI, Linmas, dan Banser akan diterjunkan untuk pengamanan. Pengecekan ketat akan dilakukan sebelum peserta diberangkatkan." Imbuhnya. 

Sumber:

Berita Terkait