Bupati Gatut Sunu Buka Musda Dekopinda, Koperasi Diminta Lebih Solid dan Melek Digital
Pelaksanaan Musda Dekopinda Kabupaten Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.--
BACA JUGA:Tanpa Mahar, Bupati Gatut Sunu Lantik Soeroto Jadi PJ Sekda Tulungagung
"Ke depan, pemimpin Dekopinda harus berbasis digitalisasi, mampu menangkap teknologi dan informasi, jangan cengeng, dan jangan hanya mengedepankan egosentris,” tegas Slamet.
Ia juga menyinggung upaya Dekopinda dalam memperjuangkan aspirasi koperasi di tingkat nasional.
“Kami ikut menuntut ke Kemenkop dan DPR RI, dan alhamdulillah semua tuntutan itu dikabulkan,” ungkapnya.
BACA JUGA:Bupati Gatut Sunu Apresiasi Pelaksanaan Undian Berhadiah Pajak Daerah kepada Masyarakat Wajib Pajak
Di tempat sama, Ketua Dekopinda Tulungagung, Nyadin, dalam laporan pertanggungjawabannya menyebut musda yang digelar di pendopo untuk pertama kalinya ini menjadi bukti nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Tulungagung terhadap koperasi.
“Musda di pendopo ini yang pertama, sebagai bukti kepedulian pemkab kepada koperasi. Selama ini kami menjalankan fungsi Dekopinda mulai dari edukasi, advokasi, hingga fasilitasi,” kata Nyadin.
Nyadin mencontohkan salah satu peran advokasi yang dilakukan Dekopinda Tulungagung. Yakni ikut mengawal isu regulasi yang dinilai berpotensi tidak membuat koperasi menjadi semakin berkembang,
BACA JUGA:Bupati Gatut Sunu Luncurkan Gerdu Kalimasada untuk Permudah Layanan Adminduk Gratis di Tulungagung
“Pada Desember 2022, kami mengajak perwakilan koperasi mengikuti aksi ke Jakarta dan DPR RI untuk menghadang pengesahan undang - undang yang disinyalir melemahkan koperasi, di mana dalam rancangan undang-undang itu koperasi akan ada di bawah OJK,” jelasnya.
Menurut Nyadin, mengawal gerakan koperasi agar tetap aman dan nyaman merupakan tugas penting Dekopinda. Di akhir masa jabatannya, ia menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama memimpin.
“Dalam lima tahun kepemimpinan ini tentu ada kekurangan dan kekhilafan. Kami secara pribadi dan pimpinan Dekopinda menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota,” ucapnya.
BACA JUGA:Bupati Gatut Sunu Luncurkan Gerdu Kalimasada untuk Permudah Layanan Adminduk Gratis di Tulungagung
Nyadin juga menyebut, saat ini terdapat lebih dari 1.400 koperasi di Kabupaten Tulungagung. Ia berharap kepengurusan mendatang mampu membawa organisasi Dekopinda menjadi lebih baik.
“Dengan jumlah anggota koperasi lebih dari 1.400, semoga kepemimpinan berikutnya bisa membawa Dekopinda Tulungagung semakin maju,” pungkasnya. (fir/fai)
Sumber:
