Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Begal Makin Cerdik! Waspada Ragam Modus Curanmor Ini

Begal Makin Cerdik! Waspada Ragam Modus Curanmor Ini

Ilustrasi--

"Saat melintas di Jalan Manukan Krajan, mereka dihentikan oleh dua pria tak dikenal yang juga berboncengan sepeda motor dan berpura-pura menanyakan alamat," katanya, Selasa (12/8/2025).

BACA JUGA:Berangkat Ngajar, Guru SDN Pasrepan Jadi Korban Begal

Ketika itu korban tak menghiraukan. Tetap mempertahankan laju motornya. Mereka kemudian dikejar pelaku lalu diajak tos tangan. Saat itulah diduga mereka terhipnotis. Akhirnya korban berhenti. 

Menurut perempuan berusia 24 tahun itu, AD dan PT lalu dipisahkan. PT dibawa pergi oleh pelaku dengan alasan membantu saudara pelaku. Sementara AD tetap di lokasi. Dipinggir Jalan Manukan Krajan.

Tidak lama kemudian, AD diantar pulang oleh dua pria yang tidak dia kenal dan mengaku ingin membantu. Sementara PT yang sempat hilang ditemukan di wilayah Ngemplak, Sambikerep. 

BACA JUGA:Begal Sawahan Surabaya Ngaku Spesialis Jambret, Beraksi 106 Kali

FS (15) seorang pelajar asal Jalan Kapas Madya juga sama. Dia menjadi korban perampasan motor dan ponsel di kawasan Jalan Pandan, Genteng, pada Rabu (8/4) sekitar pukul 19.00 WIB. 

Fahmi (25), kakak FS mengatakan, adiknya juga dianiaya para pelaku. Kasus tersebut bermula saat adiknya keluar rumah bersama temannya mengendarai motor masing-masing sekitar pukul 18.30 WIB.

Saat melintas di Jalan Tuwowo awalnya tidak ada masalah. Saat memasuki Jalan Rangkah, tiba-tiba laju motor korban dipotong oleh komplotan pelaku yang berjumlah empat orang. Korban diminta berhenti.

"Adik saya diancam sajam dan dipaksa bonceng tiga pelaku digiring ke arah Jalan Pandan," katanya, Kamis 9 April 2026. 

BACA JUGA:Pelaku Begal Bersenjata Bondet di Pasuruan Berhasil Rampas Motor Bocah Kejayan

Selama di perjalanan, adiknya diancam supaya diam dan tidak berontak. Korban juga dipukuli selama dibonceng. Dia dibawa komplotan pelaku berputar-putar hingga ke kawasan Jalan Kusuma Bangsa.

"Pelaku melakukan eksekusi terakhir setelah belok masuk di Jalan Pandan tersebut," terangnya. 

BACA JUGA:Begal Sadis di Mojokerto, Wanita 50 Tahun Dianiaya saat Pertahankan Motor

Sementara yang terbaru, seorang remaja berisinial RK (16) asal Jalan Rungkut Menanggal, Rungkut. Dia jadi korban tipu gelap pada Jumat (17/4) di Taman Apsari. 

Sumber: