selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

KAI Commuter Perpanjang Rute Supas hingga Probolinggo, Tiket Cuma Rp8.000

KAI Commuter Perpanjang Rute Supas hingga Probolinggo, Tiket Cuma Rp8.000

Kondisi stasiun Gubeng lama yang dipadati calon penumpang kereta Commuter Line. --

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Mobilitas warga Jawa Timur makin dimudahkan. Mulai Minggu, 1 Maret 2026, KAI Commuter bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) resmi memperpanjang rute Commuter Line Supas hingga Stasiun Probolinggo.

Kini, ada empat perjalanan setiap hari: dua keberangkatan dari Probolinggo dan dua perjalanan menuju Probolinggo.

BACA JUGA:KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya Layani 150 Ribu Penumpang hingga Hari Keempat Nataru


Mini Kidi Wipes.--

Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter, Heri Siswanto, mengaku bahwa antusiasme warga langsung terasa di hari pertama operasional. Sebanyak 413 penumpang tercatat berangkat dari Stasiun Probolinggo, sementara 199 penumpang turun di stasiun tersebut. Menurutnya, perpanjangan ini bukan sekadar soal transportasi.

"Perpanjangan layanan ini bukan hanya mendukung mobilitas, tetapi juga meningkatkan konektivitas antarwilayah, pariwisata, dan sektor perekonomian masyarakat," kata Heri, di Stasiun Gubeng Lama, Surabaya, Senin, 2 Maret 2026.

BACA JUGA:Jamin Keselamatan Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya Mitigasi Titik Rawan Longsor di Wilayah Malang

Menurut Heri, langkah ini juga menjawab kebutuhan warga Probolinggo yang mobilitasnya cukup tinggi. Data BPS 2025 mencatat 52 persen penduduk Probolinggo adalah pekerja atau pegawai. Bahkan pada 2024, sekitar 174 ribu orang tercatat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi.

"Keberangkatan pagi dari Probolinggo pukul 04.10 WIB tiba di Surabaya sekitar pukul 06.30 WIB. Ini masih sangat terjangkau untuk jam masuk kerja," jelasnya.


Gempur Rokok Illegal--

Untuk rute Surabaya–Probolinggo, tarif ditetapkan Rp8.000. Sebelumnya, jika hanya sampai Pasuruan, tarifnya Rp6.000. Artinya, penumpang cukup menambah Rp2.000 untuk jarak tempuh yang kini mencapai 101 kilometer.

"Kita evaluasi terus. Kalau okupansi meningkat dan sarana memungkinkan, tidak menutup kemungkinan ada penambahan gerbong," ucap Heri.

Saat ini, rangkaian masih terdiri dari enam kereta dengan kapasitas 106 tempat duduk per kereta. Dengan skema okupansi maksimal 150 persen, total kapasitas bisa mencapai sekitar 924 penumpang dalam satu perjalanan.

BACA JUGA:Angkutan Lebaran 2026 Daop 8 Surabaya Catat 222 Ribu Tiket Kereta Api Terjual

Sumber: