HPN 2026

Reses di Perbatasan Surabaya, DPRD Tekankan Validitas Data DTSEN hingga Bantu UMKM

Reses di Perbatasan Surabaya, DPRD Tekankan Validitas Data DTSEN hingga Bantu UMKM

Reses di wilayah Tambak Osowilangun. --

BACA JUGA:Banjir Karangan Bunga di Grand Heaven, Ribuan Pelayat Lepas Ketua DPRD Surabaya

Bantuan tersebut disambut haru oleh Lailatul Rahimah, salah satu perwakilan penerima manfaat. Ia menuturkan, selama ini kelompok jahit di lingkungannya yang beranggotakan empat orang terkendala peralatan yang belum lengkap. Meski sudah memiliki mesin jahit dan obras, mereka tidak memiliki mesin khusus pembuat lubang kancing.

Akibatnya, efisiensi kerja terganggu dan biaya produksi membengkak. Mereka terpaksa harus pergi ke wilayah Gresik hanya untuk melubangi kancing pakaian pesanan pelanggan. “Biasanya lubang kancing ke Gresik, Pak. Satu kancing itu biayanya seribu. Sekarang alhamdulillah bisa dikerjakan di rumah sendiri,” ungkap Laila.

BACA JUGA:DPRD Surabaya Warning Pengembang Eastern Park Tak Boleh Tabrak Sempadan Sungai

Ia berencana menggunakan dana bantuan tersebut untuk membeli mesin pembuat lubang kancing yang selama ini diidamkan kelompoknya. Laila mengaku, perhatian dari anggota dewan ini sangat berarti, mengingat selama ini kelompok usahanya belum pernah tersentuh bantuan pemerintah.

“Terima kasih saya sampaikan pada Pak Yona. Bantuan ini benar-benar membantu usaha kami. Insya Allah nanti uangnya saya belikan mesin yang bisa bikin lubang kancing agar tidak perlu keluar daerah lagi,” pungkasnya. (alf)

Sumber:

Berita Terkait