HPN 2026

Jelang Ramadan, Bupati Sidoarjo Ajak Jaga Stabilitas

Jelang Ramadan, Bupati Sidoarjo Ajak Jaga Stabilitas

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak semua pihak menjaga stabilitas.(jokosan)--

SIDOARJO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Bupati Sidoarjo Subandi mengajak semua pihak untuk menjaga stabilitas. 

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi tim pemantauan perkembangan politik di daerah yang digelar di Fave Hotel Sidoarjo, Senin 9 Februari 2026.

BACA JUGA:Buka Tanggulangin Fair 2026, Bupati Subandi Dorong Perajin Kulit Sidoarjo Naik Kelas dan Berdaya Saing Global


Mini Kidi--

Rapat diikuti pimpinan DPRD, Kepala Dinas Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo Fredik Suharto, Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, jajaran Forkopimda, serta organisasi keagamaan.

Subandi mengajak semua menjaga stabilitas politik, keamanan, dan kenyamanan dalam menyambut bulan suci Ramadan.

BACA JUGA:KPU Sidoarjo Buka Suara Soal Dana Kampanye Subandi–Mimik: Sudah Diaudit dan Sah

Ia menegaskan bahwa perbedaan jumlah rakaat tarawih tidak perlu diperdebatkan, yang terpenting adalah saling menghormati dan tetap berkoordinasi di wilayah masing-masing.Subandi juga memberikan arahan kepada jajaran OPD, khususnya Satpol PP, untuk aktif melakukan pemantauan ketertiban umum selama Ramadan serta memperhatikan aktivitas pedagang kaki lima (PKL).

Ia menyampaikan bahwa PKL makanan terkadang masih berjualan pada siang hari, sehingga perlu dilakukan sosialisasi agar masyarakat saling menghormati selama bulan Puasa. 

Ia menambahkan bahwa PKL tetap perlu ditoleransi dengan baik, namun jangan sampai mengganggu.

BACA JUGA:Tapaki Karir dari Kepala Desa, Ini Rincian Kekayaan Bupati Sidoarjo Subandi

Selain itu, Subandi meminta Dinas Pendidikan agar lebih tegas mengawasi kegiatan sekolah, termasuk outing class yang dinilai tidak sesuai arahan. Ia menyampaikan bahwa outing class sebaiknya cukup dilakukan di wilayah Kabupaten Sidoarjo atau sekitarnya. 

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya masih ditemukan kegiatan yang ditutupi dan tidak transparan, sehingga kepala sekolah harus memberikan contoh yang baik.(jokosan)

Sumber: