Pemdes Watesari Balongbendo Kini Punya TPS 3R
Peresmian TPS 3R Desa Watesari, Balongbendo.(mohammad suud)--
SIDOARJO, MEMORANDUM.CO.ID - Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo SIDOARJO salah satu desa yang bisa dicontoh. Awal Agustus 2025, desa di SIDOARJO Barat (Sibar) ini menggelar peresmian TPS 3R tempat pengelola sampah warga yang terletak di atas tanah milik desa.
Kepala Desa (Kades) Watesari Arofik mengatakan, tujuan pendirian TPS 3R ini adalah untuk memudahkan menampung sampah rumahan warga yang selama ini belum ada tempat pembuangan sampah. "Semoga dengan adanya TPS 3R ini bisa menjadi solusi warga yang selama ini kesulitan membuang sampah," ujarnya kepada Memorandum di sela-sela kegiatan ini, Jumat 1 Agustus 2025.
BACA JUGA:Klinik Medika Utama dan Ana Medika Balongbendo Peringati Hari Bidan Nasional dengan Suntik KB Gratis

Mini Kidi--
Menurut kades, setelah TPS 3R ini diresmikan, pemdes memperkerjakan 4 pekerja. Empat pekerja ini dibagi dua kelompok, kelompok pengambil sampah dari rumah warga dan kelompok pemilah sampah seperti sampah kering dan sampah basah.
Dengan adanya TPS 3R ini, lanjut kades, kades berharap warga Watesari bisa memanfaatkan TPS 3R tersebut. "Semoga warga sadar dengan kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan," jelasnya.
Masih kata kades, tujuan pendirian TPS 3R agar warga mudah membuang sampah. Selain itu juga mendukung program pemerintah yakni menciptakan Sidoarjo yang bersih dan asri.
BACA JUGA:Polsek Balongbendo Sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2025, Wujudkan Kamseltibcarlantas
Disebutkan pula, selama ini desa mendapat pembinaan dari DLHK Sidoarjo sehingga bisa membuat tempat pembuangan sampah rumah tangga. Jumlah penduduk desa ini sekitar 2800 orang dengan jumlah KK 1050. Dengan banyaknya jumlah warga dan berdekatan dengan perusahaan, kades berharap semoga TPS 3R ini bisa bermanfaat, terutama bagi perusahaan yang nantinya bisa buang sampah ke TPS 3R juga.
Siti Musliha selaku tim sosialisasi pendamping TPS 3R dari DLHK Sidoarjo mengatakan, TPS 3R Desa Watesari berkomitmen menerapkan TPS 3R secara ideal dan bersinergi. Sistim pengelolaannya dengan cara dipilah pmana sampah basah dan mana sampah kering.
Untuk sampah basahnya ada program bikin maskot yang nantinya akan dimanfaatkan untuk program ketahanan pangan di sektor peternakan dan perikanan. Sementara sampah yang ada nilai jual dari hasil pilah akan di jual untuk tambahan insentif tenaga pemilah, sedang untuk residunya akan diikutkan pelayanan DLHK di TPA jabon.
BACA JUGA:Polsek Balongbendo Kelola Ketahanan Pangan dengan Turunkan Bhabinkamtibmas
Dia juga mengatakan, sebagai bentuk kearifan lokal, TPS 3R tidak membakar sampah di lokasi karena lokasi sekitar TPS 3R ini berdekatan dengan perusahaan dan warkop.
Soal dampak bau sampah, DLHK Sidoarjo punya inovasi ECO LINDI sehingga tidak timbul masalah bau
Sumber:

