iklan ulta memorandum

Cinta Segitiga (1): Cinta Lama, Luka yang Sama

Cinta Segitiga (1): Cinta Lama, Luka yang Sama

-Ilustrasi-

BACA JUGA:Rumput Tetangga Lebih Hijau (4): Pelarian yang Salah Alamat

"Sudah diperiksa?"

"Kayaknya sudah."

Gaga kemudian mengambil ponselnya dan membuka ruang percakapan dengan Risa. Ia mengetik beberapa kalimat, menghapusnya, lalu mengetik lagi. Akhirnya ia hanya mengirimkan pesan sederhana.

"Ris, semoga cepat sembuh. Jangan lupa makan."

Risa membalas beberapa menit kemudian.

BACA JUGA:Rumput Tetangga Lebih Hijau (5): Ketika Masa Lalu Menjadi Cermin Retak

"Makasih ya, Ga."

Bagi Risa, itu hanya pesan dari seorang teman. Namun bagi Gaga, balasan tersebut cukup membuatnya tersenyum sepanjang hari.

Sementara itu, Firman juga menghubungi Risa.

"Ris, sakit apa?"

"Demam."

BACA JUGA:Rumput Tetangga Lebih Hijau (6): Kesetiaan yang Dibuang di Ujung Penyesalan Tak Bertepi

"Wah, jangan sakit-sakit. Nanti siapa yang gue ganggu di sekolah?"

Risa tertawa membaca pesan tersebut. Tanpa disadari, perhatian Firman yang sederhana justru lebih mudah membuat Risa tersipu. (atp/rdh/fer/bersambung)

Sumber: