Meskipun Terlihat Buruk, Marah Ternyata Juga Mempunyai Manfaat

Meskipun Terlihat Buruk, Marah Ternyata Juga Mempunyai Manfaat

Menahan emosi dapat memicu munculnya penyakit, seperti masalah pencernaan hingga insomnia, untuk itu meluapkan amarah dapat menghindari terjadinya hal tersebut.--Freepik

MEMORANDUM - Marah adalah sifat emosi yang pasti dimiliki oleh manusia, tapi sifat tersebut selalu dianggap buruk karena sedari kecil kita selalu dididik untuk bisa mengendalikan emosi.

Apalagi bukan hanya dari sisi moral suka Marah sering dianggap buruk, tapi juga dari segi kesehatan seperti dapat memicu stress, resiko penyakit jantung, dapat meningkatkan stroke dan lain lain.

Oleh sebab itu terkadang orang saat mengungkapkan kekecewaan atau kesedihan lebih memilih berdiam diri dan memendam emosi, karena hal tersebut dirasa lebih baik ketimbang meluapkannya dengan amarah.

Namun ternyata Marah bukan hanya menghasilkan hal negatif, tapi mengekspresikan atau meluapkan emosi dengan cara Marah juga memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan.

Karena sejatinya sifat Marah adalah hal yang wajar dimiliki oleh manusia, sehingga meskipun mempunyai kesan yang buruk, perasaan emosi lalu melampiaskannya dengan cara Marah adalah bagian proses yang harus dialami juga oleh tubuh.

BACA JUGA:Bahaya Marah Kepada Anak dengan Nada Tinggi

BACA JUGA:Bacaan Doa Meredam Amarah, Cara Terbaik untuk Mengendalikan Emosi

Lalu apa sajakah manfaat dari meluapkan amarah? Berikut penjelasannya:

1.    Mengasah otak dalam hal berpikir
Marah ternyata bisa membantu mengasah otak dalam hal berpikir, pasalnya dalam jangka panjang hal tersebut dapat membuat seseorang menjadi lebih baik dalam menghadapi masalah.

Karena biasanya setelah marah seseorang akan mulai merasa bersalah, oleh sebab itu luapan emosi negatif akan merangsang otak untuk berpikir dan mencerna segala kejadian yang terjadi, sehingga akan ada gambaran bagaimana cara menghadapi situasi tersebut bila terjadi lagi.

2.    Memperkuat hubungan
Orang yang suka marah memang cenderung dipandang negatif dan menyebalkan, namun jangan salah sangka dengan marah bisa juga akan memperkuat hubungan antar teman atau siapapun.

Karena terkadang ketika marah untuk sesuatu hal yang benar akan membuat orang lebih mengerti dan menghargai tentang dirimu, dan membuat orang lebih meengatahui sikap dan jati dirimu yang sebenarnya.

3.    Membantu mengenali diri
Terkadang saat marah kita bisa menjadi refleksi diri yang akan membuat kita lebih mengatahui tentang batasan antara apa yang disukai dan yang tidak disukai, namun tetap perlu diingat untuk tidak mengeluarkan amarah secara berlebihan dan harus mengerti batasan.

BACA JUGA:Primbon Jawa, Weton ini Punya Karakter Pemarah dan Gampang Emosi

BACA JUGA:Marah Saat Diingatkan Merokok di Jalan, Akhirnya Minta Ma'af

4.    Membawa perasaan bahagia
Meluapkan emosi dengan cara marah juga dapat membuat perasaan lebih tenang dan bahagia, karena hal negatif yang ada di dalam tubuh dapat keluar dengan baik hingga memicu hormon bahagia yang akan muncul saat seseorang merasa tenang sehabis marah.

5.    Mengeluarkan penyakit
Menahan amarah juga tidak baik untuk tubuh, karena emosi tersebut akan mengendap dalam pikiran yang dapat meyebabkan rasa sakit dibagian kepala.

Selain itu menahan emosi juga dapat memicu munculnya penyakit yang lain seperti masalah pencernaan hingga insomnia, untuk itu meluapkan amarah dapat menghindari terjadinya hal tersebut.

Demikianlah manfaat yang akan diterima ketika meluapkan emosi atau hal negatif dengan cara marah.

Untuk itu perlu diketahui menahan emosi hanya akan menjadi bom waktu yang dapat meledak kapan saja, sehingga hal tersebut tak benar membantu untuk mengatasi perasaan sedih atau kecewa pada diri anda.

Akan tetapi juga perlu diingat untuk mengatahu batasan dan mengeluarkan emosi dengan sewajarnya saja, karena jika berlebihan malah dampak negatif yang akan anda dapatkan. (mg18)

Sumber: