Pantau Perayaan Malam Tahun Baru, Kapolda Jatim: Tak Ada Kejadian Menonjol Selama Nataru

Pantau Perayaan Malam Tahun Baru, Kapolda Jatim: Tak Ada Kejadian Menonjol Selama Nataru

Kapolda Jatim Irjenpol Imam Sugianto memberikan statmen kepada awak media.-Farid Al Jufri-

SURABAYA, MEMORANDUMKapolda Jatim Irjenpol Imam Sugianto bersama pejabat utama (PJU) Polda Jatim, memantau malam pergantian tahun baru 2024 di pusat Kota Surabaya.

Saat memantau malam pergantian tahun di Surabaya, Kapolda Jatim menyampaikan hingga malam pergantian tahun dari 39 wilayah kabupaten/kota yang ada di Jatim tidak ada kejadian menonjol yang berkaitan dengan libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

BACA JUGA:Penembakan Relawan Prabowo di Sampang, Kapolda Jatim: Senjata Kaliber 22 mm

"Sampai malam hari ini tidak ada kejadian menonjol, mudah-mudahan sampai besok juga tidak ada. Termasuk Kamseltibcarlantas, kecelakaan belum ada laporan signifikan mudah mudahan sampai berakhirnya operasi tanggal 2 Januari 2024 situasi landai seperti ini," kata Kapolda Jatim Irjenpol Imam Sugianto. 

BACA JUGA:Restorasi Hutan Mangrove di TPI Romokalisari, Kapolda Jatim Tanam 18.300 Bibit

Sementara terkait dengan euforia pada malam tahun baru memang tampak lalulintas berhenti total saat pukul 00.00 WIB.

Tetapi hal itu bukan berarti ada kemacetan, namun tradisi di Surabaya saat tepat waktu pergantian tahun yaitu pukul 00.00 WIB, warga melakukan euforia dan 15 menit kemudian jalan lagi.

BACA JUGA:Kapolda Jatim Irjenpol Imam Sugianto Pimpin Sertijab Dirpolairud

"Kepadatan ini bukan berarti kemacetan, tetapi karena volume kendaraan di jalan lebih banyak daripada sarana jalan. InsyaAllah semua petugas sudah kita siagakan dan biarkan mengalir diurai pelan pelan yang terpenting tidak stag semua bisa merayakan tahun baru dengan gembira," ujar Irjenpol Imam Sugianto.

BACA JUGA:Polda Jatim Siapkan Pasukan Khusus Amankan 5 Wilayah Rawan di Pemilu 2024

Sementara untuk arus balik, kata Kapolda Jatim, pihaknya bersama Gubernur dan forkopimda meninjau Pelabuhan Tanjung Perak.

“Terpantau memang ada peningkatan volume masyarakat yang pulang menggunakan transportasi laut, tapi semua berjalan lancar,” tutup Irjenpol Imam. (*)

Sumber: