Libatkan ASN dan Simpan 1 Kg Sabu di Celana Ketat

Surabaya, memorandum.co.id - Satreskoba Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap peredaran sabu antarpulau. Beratnya lebih kurang 1 kilogram. Dalam kasus ini petugas mengamankan dua tersangka, Junandas (33) dan Murliadi (40), warga Aceh. Upaya kedua tersangka yang berperan sebagai kurir tersebut tak berhasil mengecoh indra penciuman petugas. Meski, lolos dari pemeriksaan sinar X-Ray di bandara, kedua tersangka berhasil dibekuk tanpa perlawanan. Dalam melakukan aksinya, tersangka menyimpan sabu di sela-sela paha dengan memasukkannya ke dalam celana pendek ketat. "Masing-masing membawa 500 gram," Kata Wakasatreskoba AKP Dodi Pratama, Selasa (30/11/2021). Dodi menambahkan, terbongkarnya kasus ini setelah polisi mendapatkan informasi jika ada peredaran narkoba di salah satu hotel Sidoarjo. Mendapat informasi itu, Unit I Satreskoba melakukan penyelidikan hingga penggeledahan di hotel tersebut. "Pada saat digeledah, polisi mengamankan barang bukti berupa 10 plastik yang masing-masing berisi 100 gram sabu. Jadi totalnya satu kilogram sabu," tambah Dodi. Menurut informasi yang didapatkan, setelah kasus tersebut dikembangkan ternyata salah satu dari kurir narkoba tersebut adalah aparatur sipil negara (ASN). Diduga dari situlah terungkap alasan kenapa mereka bisa lolos dari pemeriksaan. Terpisah, Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Daniel Marunduri saat dikonfirmasi terkait kebenaran bahwa salah satu tersangka kuris sabu adalah seorang ASN menyampaikan menunggu dirilis Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan. "Besok mau diliris kapolrestabes," tukas Daniel. (mg-5/fer)
Sumber: