Munas VI PKS, Meneguhkan Visi Kokoh Majukan Indonesia
--
Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah memasuki Musyawarah Nasional (Munas) VI.
Sebuah fase sejarah ketika internet berkembang pesat, media sosial menjadi panggung global, dan peta kekuatan dunia mengalami pergeseran strategis.
PKS dengan prinsip Islam sebagai rahmatan lil alamin menegaskan komitmen untuk menghadirkan program besar memajukan Indonesia.

Mini Kidi--
Pertanyaan utama yang muncul adalah sampai pada tingkat apa kemajuan yang ditargetkan, dan bidang apa saja yang menjadi fokus kokohnya PKS dalam membawa Indonesia maju.
Untuk menjawabnya, ada empat aspek fundamental yang bisa dijadikan pijakan analisis yakni Hard Power, Soft Power, Geopolitik, dan Geoniaga.
Pertama, Hard Power, Indonesia memiliki keunggulan geografis dengan pulau-pulau yang tersebar luas, yang berpotensi menjadi benteng alam sekaligus pangkalan strategis militer.
Keunggulan ini bisa dikembangkan tanpa harus mengandalkan kapal induk sebagaimana negara besar lainnya.
BACA JUGA:Belajar Menghormati dari Akhlaq Nabi Muhammad SAW yang Sunyi
Kedua, Soft Power, kekuatan sosial masyarakat yang ditopang kebahagiaan, keamanan, dan stabilitas sosial melahirkan daya beli serta produktivitas.
Indonesia dinilai memiliki tingkat kebahagiaan tinggi dan kriminalitas rendah, sehingga menjadi daya tarik investasi global.
Bonus demografi dengan penduduk usia produktif antara 20 hingga 40 tahun adalah modal besar untuk pertumbuhan kelas menengah dan potensi transaksi ekonomi domestik maupun internasional.
Ketiga, Geopolitik, posisi Indonesia sangat strategis karena menjadi jalur ekspor penting dunia.
BACA JUGA:Indonesia dan Keberkahan Perjuangan
Selat Malaka dan Selat Lombok menjadi simpul vital perdagangan global dari Asia ke Amerika maupun dari Eropa ke Australia.
Hal ini menempatkan Indonesia pada posisi tawar tinggi dalam peta geopolitik internasional.
Keempat, Geoniaga, dengan jumlah penduduk besar, keramahan sosial, serta budaya konsumtif kelas menengah, Indonesia memiliki peluang besar dalam bisnis kuliner, teknologi, digital, dan media sosial.
Sumber daya alam melimpah dari laut hingga pertanian, ditambah keragaman hayati dan budaya, menjadikan Indonesia sebagai tambang ide sekaligus pasar global.
BACA JUGA:Kabupaten Lamongan Panen Raya Tembakau di Tengah Kemarau Basah
Melihat potensi raksasa ini, target menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi terdepan bukanlah angan-angan.
Namun, kunci utamanya ada pada pembangunan sumber daya manusia.
Sumber:
