Dinas PUPR Tulungagung Tutup Sementara Lubang di Jalan Raya Kecamatan Sendang

Petugas Dinas PUPR Tulungagung menutup lubang di Sendang.--
TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.CO.ID - Setelah sempat viral karena muncul secara tiba-tiba, akhirnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten TULUNGAGUNG melakukan penanganan pada lubang di akses jalan utama Desa/Kecamatan Sendang.
Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Dwi Hari Subagyo mengatakan, pihaknya menutup lubang dengan diameter 80 cm dan kedalaman sekitar 8 meter tersebut. Pasca penutupan, pihaknya terus memantau kondisi lubang tersebut dan menunggu hasil kajian lebih lanjut.
BACA JUGA:Hari Pertama Kerja Usai Retreat, Bupati GS Pimpin Apel Besar di Pemkab Tulungagung
Mini Kidi--
Dwi Hari mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan survey dan memutuskan untuk melakukan penutupan sementara. Guna memastikan penutupan berjalan aman dan bisa digunakan seperti sedia kala, pihaknya melakukan penutupan dengan material seperti batu dan ijuk.
“Kami telah mengisi lubang dengan material seperti batu gebal dan ijuk, kemudian menutupnya. Selanjutnya, kami akan melakukan pengamatan lebih lanjut,” ujarnya, pada Senin 3 Februari 2025
Dwi Hari menyebut, ada beberapa faktor yang menyebabkan terbentuknya lubang ini. Seperti rembesan air dari selokan sekitar, serta getaran kendaraan berat yang melintas.
BACA JUGA:2.763 Honorer Pemkab Tulungagung Submit Data Pendaftaran P3K Tahap Kedua
Awalnya memang ada dugaan karena kebocoran pipa PDAM, namun setelah didalami lebih lanjut, rupanya penyebab ini tidak bisa dibuktikan. Karena saat aliran PDAM ditutup, tetap ada aliran di bawah lokasi lubang.
Hingga akhirnya muncul dugaan baru, bahwa aliran berasal dari rembesan selokan di sekitar lokasi.
“Saat aliran PDAM ditutup, air di dalam lubang tetap mengalir. Namun, ketika selokan dibendung, airnya justru berhenti. Ini menandakan ada rembesan dari beberapa titik selokan yang masuk ke dalam tanah, membuat struktur tanah menjadi labil hingga akhirnya ambles,” jelasnya.
BACA JUGA:Mulai Tahun ini, Pemkab Tulungagung Ketiban Rejeki dari Opsen PKB dan BBN-KB
Untuk mengetahui penyebab pasti munculnya lubang tersebut, seharusnya dilakukan penelitian lebih mendalam oleh ahli geologi. Namun, saat ini Dinas PUPR belum bisa merealisasikan karena keterbatasan anggaran.
“Mungkin dari BPBD atau Bappeda Tulungagung memiliki anggaran yang lebih fleksibel untuk menindaklanjuti penelitian ini,” pungkasnya.
Sumber: