Ricuh, Aksi Ratusan Mahasiswa Demo di DPRD Jatim Dibubarkan Water Cannon

Ricuh, Aksi Ratusan Mahasiswa Demo di DPRD Jatim Dibubarkan Water Cannon

Demo di depan gedung DPRD Jatim--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Lantaran ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf tidak mau menemui kedua kalinya aksi ratusan massa mahasiswa BEM SI dan BEM NUS berbuntut ricuh. Sekitar 500 massa mahasiswa menerobos kawat berduri yang menghadang pintu masuk gedung DPRD Jawa Timur, Senin 17 Februari 2025.

BACA JUGA:BEM Demo DPRD Jatim, Tuntut Revisi Kebijakan 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran


Mini Kidi--

Korlap aksi mendesak agar ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf kembali keluar gedung menemui massa. Pertemuan awal, mahasiswa kurang puas, karena hanya ditemui Musyafak Rouf tidak lebih dari 5 meneit. Meski Musyafak yang juga ketua PKB Kota Surabaya ini, menandatangani 10 tuntutan mahasiswa.

“Kami meminta tuntutan kami sampaikan secara langsung ke presiden. Ketua DPRD Jatim bisa contak telepon dan menyampaikan 10 tuntutan mahasiswa,” ujar korlap aksi.

BACA JUGA:Kericuhan di Jembatan Suramadu, Suporter Persib Dilempari Batu dan Kembang Api

Namun hingga beberapa lama ditunggu, politisi PKB tidak juga menemui aksi mahasiswa kembali. “Kami minta ketua dewan menemui kami kembali,” tegas korlap aksi lebih garang.

Dalam aksinya, BEM SI dan BEM Nus menyampaikan 10 tuntutan terkait kebijakan efisiensi pemerintah, khususnya di sektor pendidikan.  Tuntutan tersebut mencakup berbagai hal, mulai dari peninjauan ulang efisiensi beasiswa pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), hingga peningkatan kesejahteraan dosen melalui penyesuaian tunjangan kinerja

“Evaluasi ulang program Makan Bergizi Gratis,” tandas massa mahasiswa.

BACA JUGA:Razia Prostitusi di Tretes Berujung Ricuh, Petugas Sampai Lepaskan Tembakan Peringatan

Mayoritas poin tuntutan diarahkan kepada pemerintah pusat.  

Mengantisipasi massa tidak terkendali, personel dalmas dan water cannon dikerahkan. Massa mahasiswa sempat menerobos kawat berduri.

Namun setelah itu, satu pelton dalmas dengan truk water cannon menyemprotkan air untuk membubarkan massa. Nampak dilapangan Sekwan Ali Kuncoro, dan jajaran sekretaris dewan Jawa Timur mendampingi Musyafak Rouf. (day)

Sumber: