Satpol PP Lumajang Tertibkan 5.408 Reklame Ilegal, Prioritaskan Estetika dan Ketertiban Kota

Petugas Satpol PP Lumajang menurunkan reklame yang tidak memenuhi aturan.-Agus Sucipto-
LUMAJANG, MEMORANDUM.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus berupaya mewujudkan tata kota yang tertib dan estetis dengan menertibkan ribuan reklame ilegal.
BACA JUGA:Dianggap Picu Kemacetan, Satpol PP Tertibkan PKL di Jembatan JLS Pandanwangi
Sepanjang tahun terakhir, sebanyak 5.408 reklame tak berizin telah diamankan dari berbagai titik strategis di wilayah Lumajang.
--
Jenis reklame yang paling sering ditertibkan mencakup spanduk, baliho, dan umbul-umbul yang dipasang di pohon atau yang masa berlaku izinnya telah habis. Sesuai regulasi, reklame yang izinnya telah kedaluwarsa seharusnya dicopot secara mandiri oleh pemiliknya.
Tim Penyidik Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Satpol PP Lumajang M Chilmi mengungkapkan bahwa reklame tanpa izin banyak ditemukan di lokasi-lokasi strategis, seperti Jalan Veteran, Kecamatan Lumajang, Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, dan sepanjang jalan menuju Kecamatan Tempeh.
BACA JUGA:12 Anggota Satpol PP Lumajang Daftar Jadi Banser
"Sering kali, vendor atau pihak ketiga yang memasang reklame tidak memahami aturan. Mereka sembarangan memasang tanpa memperhatikan regulasi, bahkan ada yang memaku reklame di pohon. Selain itu, reklame berizin yang masa berlakunya habis juga sering dibiarkan begitu saja karena pemiliknya enggan membayar biaya pencopotan," ujar Chilmi, Jumat 31 Januari 2025.
BACA JUGA:Demi Keamanan Lumajang, Satpol PP Menjadi Bagian Tim Cobra
Menurut Peraturan Bupati Lumajang Nomor 54 Tahun 2016, pemasangan reklame dilarang dilakukan di pohon dan harus menggunakan tiang atau media sendiri. Namun, masih banyak pelanggaran yang ditemukan di lapangan, sehingga Satpol PP terus melakukan patroli rutin dan penertiban setiap hari.
BACA JUGA:Bupati Lumajang Minta Satpol PP Jalankan Tupoksi dengan Humanis
Pemkab Lumajang menegaskan bahwa penertiban reklame ilegal bukan sekadar penegakan aturan, tetapi juga bertujuan menjaga estetika kota, keselamatan pengguna jalan, serta kelestarian lingkungan.
BACA JUGA:Buntut Aksi Pemukulan Oknum Satpol PP Terhadap Anggota Ansor Berujung Damai
Pemkab juga mengimbau agar seluruh pihak, baik pemilik usaha maupun vendor pemasang reklame, lebih memahami regulasi yang berlaku serta berkoordinasi dengan instansi terkait sebelum melakukan pemasangan.
Sumber: