Yusuf Ekodono: Persebaya Itu Ditakuti Lawan, Jadikan Modal Berharga
Yusuf Ekodono (kanan) ketika berseragam CSA Allstar.-CSA Allstar.-
SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID-Mantan penyerang Persebaya di era 1990-an Yusuf Ekodono optimistis Green Force masih bisa bangkit meski menelan kekalahan tiga kali beruntun.
Kekalahan 0-2 didapat Persebaya ketika dijamu Bali United, 28 Desember 2024 silam. Selanjutnya kalah dari PSS Sleman, Sabtu 11 Januari 2025 dan Malut United 0-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), 17 Januari 2025.
Selanjutnya, Persebaya akan dijamu Barito Putera di Stadion I Wayan Dpta, Bali, Sabtu 25 Januari 2025.
Butuh perjuangan ekstra keras agar Persebaya pulang membawa tiga poin dari Pulau Dewata.
BACA JUGA:Persebaya Tiga Kali kalah Ini Kata Ibnu Grahan, Gelandang Elegan yang Pernah Bobol Gawang AC Milan
BACA JUGA:Nyaman di Surabaya, Gelandang Persebaya Rivera Kursus Bahasa Indonesia
“Pertandingan masih banyak. Poin Persebaya juga masih selisih 3 dari Persib. Masih bisa bersaing untuk meraih juara,” kata bapak dari Wahyu Subo Seto yang kini memperkuat Bhayangkara FC itu.
Namun, tentu saja menurut pemain yang pernah bermain untuk Campursari (CSA) Alstar ini, Persebaya harus waspada dan tidak meremehkan lawan.
“Sebab apa, Persebaya itu punya nama besar. Jadi tim-tim yang akan bertemu Persebaya sudah siap. Artinya, lawan Persebaya bukan hanya 100 persen bahkan bisa lebih,” jelasnya.
Untuk itu, sambung Yusuf, pemain-pemain Persebaya harus mempunyai semangat lebih tinggi dari lawan. “Persebaya itu ditakuti lawan. Keuntungannya itu sebenarnya. Sebelum bertanding tim-tim lawan itu sudah berhitung. Karena itu Persebaya harus lebih siap dari lawan-lawan yang akan dihadapi,” jelasnya.
BACA JUGA:Kalah 2-4 dari PSG, City dalam Bahaya, Keluar dari Zona Playoff 16 Besar Liga Champions
BACA JUGA:Cetak 100 Gol Bersama Madrid, Vinicius Buru Rekor Ronaldo Nazario
BACA JUGA:Rodrygo dan Vinicius Cetak Brace, Madrid Pesta Gol ke Gawang Salzburg
Sisa laga di Liga 1 musim 2024/2025 yang masih banyak membuat Persebaya masih punya kans tinggi untuk juara. “Tetap semangat, fokus dan bermain dengan hati. Karena Persebaya bukan hanya milik warga Surabaya namun Jatim umumnya. Sekali lagi ayo Persebaya jangan menyerah,” tegas pemain yang juga pernah berseragam PSM Makassar itu.
Sumber: