Ratusan Hektare Padi dan Jagung di Ngawi Terendam Banjir
Area persawahan dan perkebunan di Desa Ngancar, Kecamatan Pitu, Ngawi, yang tenggelam akibat banjir.-Aris Purniawan/Andhika Abdillah-
NGAWI, MEMORANDUM.CO.ID - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten NGAWI mencatat ratusan hektare tanaman padi dan jagung di sejumlah wilayah Kabupaten NGAWI, terendam banjir.
BACA JUGA:Ketua DPRD Ngawi Minta Pemkab Bantu Warga dan Petani Terdampak Banjir
"Akibat luapan sungai Bengawan Solo, lahan pertanian padi dan jagung yang terendam banjir sekitar 372 hektare," kata Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi Hasan Zunairi, Rabu 22 Januari 2025.
Wilayah terdampak banjir, lanjutnya, meliputi Kecamatan Mantingan, Karanganyar, Kedunggalar, Paron, Pitu, Ngawi, dan Widodaren.
Untuk tanaman padi di Kecamatan Mantingan, terangnya, sudah mulai masuk panen sekitar satu minggu lagi namun berdampak pada kualitas produksi hasil panennya.
"Wilayah kecamatan lainnya rata-rata tanaman masih umur 20-40 hari," jelasnya.
Ditambahkan, pihaknya masih dalam tahap pendataan. Dan nantinya akan diberikan bantuan benih tanaman padi maupun jagung. (aris/dika)
Sumber:
