idulfitri 1447 h new

Resonansi Makna Dalam Panasnya Geopolitik

Resonansi Makna Dalam Panasnya Geopolitik

--

Khalid bin Walid menjawab, kami berperang untuk membebaskan manusia dari penyembahan kepada manusia menjadi penyembahan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.  

Sedangkan kalian berperang untuk harta dunia. Kami berperang tidak takut mati, karena kami menginginkan Akhirat. Kalian berperang untuk kehidupan dunia yang singkat. 

Semangat kehidupan berorientasi akhirat akan melahirkan warga yang produktif. Pangeran Diponegoro dan Panglima Sudirman adalah contoh masyarakat yang menentang penjajahan. 

Meskipun dalam keterbatasan peralatan militer, dua pemimpin tersebut berhasil menunjukkan bangsa kita tidak bisa ditundukkan. Sebagaimana kita lihat di Iran. Iran tidak dikalahkan. 

Inilah salah satu bentuk kemenangan dari Allah. Menyelami makna kehidupan berdasarkan Alquran akan melahirkan keseimbangan alam, kelestarian alam, kecanggihan teknologi, melimpahnya hasil bumi dan industri, kestabilan sosial dan politik, kekuatan pertahanan dan militer. 

Pesan makna kehidupan di dalam Alquran dan Sunnah jika dipraktikkan akan diterima masyarakat dunia, dan beresonansi ke seluruh belahan dunia dan memancarkan energi magnet yang menarik manusia kepada Islam. 

Pemancaran makna Alquran dan Sunnah adalah dengan membacanya, mentadabburinya, mengajarkannya, menerapkannya, melakukan ibadah Syi'ar agama Allah seperti salat jemaah, haji, umrah, puasa Ramadan, tilawah, dan zikir. Dengan demikian, makna Alquran dan Sunnah aka menjadi energi magnet yang menenteramkan manusia dan menjaga manusia dari kezaliman, agresi, okupasi, dan penggunaan senjata nuklir. Wallahu A'lam.

Sumber: