selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Unair Sebar 10 Ribu Paket Sembako Ramadan ke 18 Daerah di Jatim

Unair Sebar 10 Ribu Paket Sembako Ramadan ke 18 Daerah di Jatim

Perwakilan dari Universitas Airlangga (Unair) memberikan bingkisan paket Ramadan secara simbolis kepada masyarakat yang membutuhkan.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Universitas Airlangga (Unair) kembali berbagi berkah di bulan suci Ramadan. Kampus yang bermarkas di Surabaya itu menyalurkan 10 ribu paket sembako kepada masyarakat di 18 kabupaten dan kota di Jawa Timur. 

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Ramadan Berkah, yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-11. Ribuan paket sembako itu didistribusikan ke berbagai lembaga sosial, yayasan, komunitas, panti asuhan, hingga mahasiswa yang membutuhkan, termasuk penerima program Bidikmisi dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

BACA JUGA:Konflik Iran-AS Memanas, Pakar Unair Sebut Isu Nuklir Jadi Pemicu Utama


Mini Kidi Wipes.--

Rektor Unair, Prof. Muhammad Madyan, mengatakan program ini menjadi wujud kepedulian sivitas akademika Unair dalam memaknai Ramadan sebagai momentum untuk berbagi dan memperkuat solidaritas sosial.

"Dulu kita hanya membagikan sekitar 1.000 paket Ramadan Berkah. Sekarang sudah mencapai 10 ribu paket, dan insyaAllah pada tahun-tahun mendatang akan terus meningkat," ujar Prof. Madyan saat ditemui usai melepas armada pengangkut paket sembako di halaman belakang Airlangga Convention Center Kampus C Unair, Kamis, 12 Maret 2026.

BACA JUGA:Khofifah Lantik Pengurus IKA Unair DKI Jakarta Periode 2025–2030, Perkuat Jejaring Alumni

Menurut Madyan, cakupan wilayah penerima bantuan juga semakin luas. Jika sebelumnya program ini hanya menjangkau 14 kabupaten dan kota, kini bertambah menjadi 18 daerah di Jawa Timur.

Diketahui, ada beberapa wilayah penerima bantuan antara lain Banyuwangi, Bangkalan, Sumenep, Mojokerto, Gresik, Jember, Bondowoso, Surabaya, hingga Madiun, Magetan, Pasuruan, dan Jombang.

Menariknya, proses pengemasan hingga distribusi paket sembako ini melibatkan banyak pihak di lingkungan kampus. Mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa turut turun tangan menyiapkan bantuan tersebut.


Gempur Rokok Ilegal.--

Tak hanya itu, Unair juga menggandeng berbagai komunitas masyarakat, termasuk komunitas suporter sepak bola Surabaya, Persebaya Surabaya yang dikenal dengan sebutan Bonek.

"Komunitas Bonek selalu hadir dalam kegiatan ini, bahkan sudah delapan kali ikut berpartisipasi. Ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan kepedulian sosial Unair," ungkap Prof. Madyan. 

BACA JUGA:FH Unair dan AKPI Kupas Peran Kurator dalam Kepailitan, Tekankan Perlindungan dan Solusi bagi UMKM

Sumber:

Berita Terkait